Page 17 - 02_PKN_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 17

dan ahli hukum internasional, salah satu konseptor Liga Bangsa Bangsa.
                     Tesis doktornya yang berjudul Reorganisatie van het Agrarisch Stelsel in het Gewest
                  Soerakarta  (Reorganisasi  sistem  agraria  di  wilayah  Surakarta)  tidak  saja  mengupas

                  sistem agraria tradisional di Surakarta, tetapi juga secara tajam menganalisis hukum-
                  hukum kolonial yang berkaitan dengan pertanahan di wilayah Surakarta (Pompe 1993).
                  Soepomo  meninggal  dalam  usia  muda  akibat  serangan  jantung  di  Jakarta  pada  12

                  September 1958 dan dimakamkan di Solo.
                     Selain  itu,  Soepomo  juga  membicarakan  soal  struktur  dan  karakteristik  bangsa

                  Indonesia, di mana negara Indonesia merdeka harus merujuk pada karakteristik bangsa
                  Indonesia  tersebut.  Struktur  masyarakat  Indonesia  dalam  hemat  Soepomo  adalah
                  bercita-cita  pada  persatuan  hidup,  keseimbangan  lahir  dan  batin,  senantiasa

                  bermusyawarah, dan kekeluargaan. Di bagian lain pidatonya, Soepomo juga menyebut
                  agar warga negara cinta tanah air. Soepomo juga mengutip Panca Dharma pasal dua

                  yang  berbunyi:  Kita mendirikan  negara  Indonesia  yang (makmur,  bersatu,  berdaulat)
                  adil.
                     Selain itu, Soepomo juga mengusulkan bentuk negara integralistik, yang dimaknai

                  sebagai  negara  yang  bersatu  dengan  seluruh  rakyatnya,  yang  mengatasi  seluruh
                  golongan-golongannya dalam lapangan apapun.
                     "Maka teranglah tuan-tuan jang terhormat, bahwa djika kita hendak mendirikan Negara

                     Indonesia jang sesuai dengan keistimewaan sifat dan tjorak masjarakat Indonesia, maka
                     negara  kita  harus  berdasar  atas  aliran  pikiran  (Staatsidee)  negara  jang  integralistik,
                     negara  jang  bersatu  dengan  seluruh  rakjatnja,  jang  mengatasi  seluruh  golongan-
                     golongannja dalam lapangan apapun. "
                      Soepomo  juga  menyoroti  soal  hubungan  agama  dan  negara.  Ia  setuju  dengan

                  pemikiran Moh. Hatta, yaitu adanya permisahan agama dan negara.
                      "Bagaimanakah dalam negara jang saja gambarkan tadi akan perhubungan antara
                      negara dan agama?”

                      Oleh anggota jang terhormat tuan Moh. Hatta telah diuraikan dengan pandjang-
                  lebar,  bahwa  dalam  negara  persatuan  di  Indonesia  hendaknja  urusan  negara
                  dipisahkan dari urusan agama. Memang disini terlihat ada dua paham, ialah: paham

                  dari anggota-anggota ahli agama, jang mengandjurkan supaja Indonesia didirikan
                  sebagai negara Islam, dan andjuran lain, sebagai telah diandjurkan oleh tuan Moh.

                  Hatta, ialah negara persatuan nasional jang memisahkan urusan negara dan urusan
                  Islam,  dengan  lain  perkataan:  bukan  negara  Islam.  Apa  sebabnja  di  sini  saja
                  mengatakan "bukan negara Islam"? Perkataan: "Negara Islam" lain artinja dari pada

                  perkataan  "Negara  berdasar  atas  tjita-tjita  luhur  dari  agama  Islam". Apakah  per-



                  146     PKN SD 4 GANJIL
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22