Page 15 - 02_PKN_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 15
mengenai struktur sosial bangsa Indonesia yang ditopang oleh semangat persatuan
hidup, semangat kekeluargaan, keseimbangan lahir batin masyarakat, yang senantiasa
bermusyawarah dengan rakyatnya demi menyelenggarakan keinsyafan keadilan rakyat.
Nugroho Notosutanto menafsirkan bahwa Soepomo menyampaikan lima dasar bagi
negara merdeka, yaitu: (1) Persatuan, (2) Kekeluargaan, (3) Keseimbangan lahir dan
batin, (4) Musyawarah, (5) Keadilan rakyat.
Dalam pidato ini, Soepomo juga menyebutkan mengenai aliran pikiran (staatsidee)
Indonesia nantinya, yaitu negara yang integralistik. Dalam konteks hubungan agama
dan negara, Soepomo memiliki pandangan yang sama dengan pidato pemikiran
Mohammad Hatta pada 30 Mei 1945, yaitu pemisahan agama dan negara. Urusan
keagamaan harus dipisahkan dengan urusan kenegaraan.
Mari kita baca beberapa pokok pikiran yang disampaikan Soepomo pada sidang
BPUPK tanggal 31 Mei 1945, yang dimuat dalam Naskah Persiapan karya Mohammad
Yamin.
gambar 1. 2 Pidato tentang dasar- dasar untuk Indonesia Merdeka oleh Soepomo tanggal 31 Maret 1945
144 PKN SD 4 GANJIL

