Page 84 - 07_IPS_SMP_7_GENAP
P. 84

kesulitan  untuk  melakukan  penaklukan  dan  hanya  membutuhkan  pengakuan  atas
                  kekuasaan.  Kalimantan  Barat  berintegrasi  akibat  adanya  jaringan  komunikasi  melalui
                  perang, perdagangan, diplomasi, dan perkawinan di akhir abad ke-18.

                          2.   Permasalahan Sosial Budaya
                            Perlawanan  yang  dilakukan  tokoh-tokoh  nasionalis  dalam  melawan
                  kolonialisme  di  Indonesia  dapat  kita  petik  pelajarannya  hingga saat  ini. Sejak jaman

                  dahulu,  banyak  sekali  permasalahan  sosial  budaya  yang  muncul  akibat  masuknya
                  bangsa  asing  ke  Indonesia,  sekaligus  keuntungan  berada  di  posisi  silang.  Belanda

                  tidak hanya mencari lada di Indonesia, tetapi mereka juga kemudian mengeksploitasi
                  lahan perkebunan di Indonesia untuk ditanami komoditas perdagangan yang saat itu
                  bernilai jual tinggi.

                            Akan selalu ada hubungan antara kehidupan sosial dalam peristiwa sejarah
                  masa  lalu  dan masa  sekarang.  Proses  menelaah  peristiwa masa  lalu  dapat menjadi

                  pelajaran berharga bagi kehidupan saat ini, agar di masa depan kita dapat menyikapi
                  permasalahan sosial secara lebih bijaksana.
                             a.  Eksploitasi Pembangunan Berlebihan

                            Jumlah  penduduk  saat  ini  tidak  sebanyak  jumlah  penduduk  pada  masa
                  kolonilaisme  atau  penjajahan.  Banyak  tenaga  penduduk  Indonesia  yang  dijadikan
                  budak  untuk  perkebunan  milik  Belanda.  Lahan-lahan  perkebunan  milik  Belanda

                  selanjutnya  mulai  dibuka  pada  abad  ke  17,  seiring  dengan  momentum  tersebut
                  berdirilah  VOC  atau  perserikatan  dagang  Hindia  Belanda  di  bumi  Nusantara,  sejak
                  saat itulah babak baru eksploitasi lahan perkebunan di Indonesia dimulai.

                            Jumlah  penduduk  yang  setiap  tahunnya  mengalami  peningkatan,  tidak
                  diiringi  dengan  penambahan  luas  lahan.  Jumlah  penduduk  yang  meningkat  seiring

                  dengan  peningkatan  kebutuhan  pokok,  seperti  sandang,  pangan,  dan  papan.  Lahan
                  permukiman  untuk  tinggal  semakin  banyak  dicari,  perkebunan-perkebunan  untuk
                  komoditas pangan turut ditingkatkan. Akibatnya terjadi peningkatan angka alih fungsi

                  lahan dari tahun ke tahun, yang semula hutan menjadi menjadi lahan untuk pertanian,
                  perkebunan,  industri,  dan  permukiman.  Data  dari  worldometers.info/  menunjukkan

                  jumlah penduduk yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
                          Tahun              Populasi Penduduk           Dunia Peningkatan dari
                                                                            tahun sebelumnya

                           2017                  7.547.858.925                  83.836.876

                           2018                  7.631.091.040                  83.232.115





                  662                IPS SMP VII GENAP
   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89