Page 87 - 07_IPS_SMP_7_GENAP
P. 87
c. Kesetaraan gender
Kesetaraan gender di Indonesia telah diinisiasi oleh tokoh-tokoh seperti Ratu
Kalinyamat, Keumalahayati, Cut Nyak Dien, Dewi Sartika, Kartini, dan masih banyak
lagi tokoh perjuangan perempuan lainnya sejak sebelum Indonesia merdeka. Namun
hingga saat ini, masih dapat ditemui ketidaksetaraan gender di Indonesia. Kesetaraan
menurut KBBI adalah sederajat, atau berada pada tingkat yang sama, kedudukan yang
sama atau tidak lebih rendah antara satu dengan yang lain. Setaranya perempuan dan
laki-laki dapat tercapai saat keduanya memperoleh kesempatan untuk parisipasi,
akses, manfaat, dan kontrol yang sama dalam berbagai aspek kehidupan.
d. Kenakalan Remaja
Indonesia didirikan melalui perjuangan dan semangat dari para
pemuda.Tidak sedikit yang gugur dalam perang. Setelah Indonesia merdeka dan
mengalami reformasi, justru para pemudanya sibuk melakukan aksi kenakalan remaja.
Berbicara masalah kenakalan remaja dalam konteks sosial dan budaya sangatlah luas,
berikut jenis-jenis kenakalan remaja:
1) Vandalisme.
Pascaproklamasi kemerdekaan Indonesia, rakyat beramai-ramai
menyebarkan berita kemerdekaan melalui tulisan, bahkan di tembok-tembok dengan
kata “Merdeka”. Akan tetapi, hal tersebut berbeda dengan vandalisme atau aksi corat-
coret yang terjadi saat ini. Vandalisme merupakan aksi merusak dan menghancurkan
barang berharga atau karya seni lain yang bukan miliknya. Kegiatan ini biasanya
dilakukan dengan cara mencorat-coret tembok dengan kata-kata atau gambar tanpa
izin.
Menandai tembok yang bukan miliknya
dengan inisial kelompoknya (dapat berupa
nama kelompok, singkatan dari nama
sekolah atau lainnya) juga merupakan
aksi vandalisme. Hewan, kucing salah
satunya, memiliki kebiasaan menandai
wilayahnya dengan urin, untuk mengusir
IPS SMP VII GENAP 665

