Page 72 - 01_PAI_SMA_10 GENAP
P. 72

sebagai  seorang  pemarah.  Namun  adakalanya  sifat  pemarah  itu  terbentuk  dari
                   pembiasaan, pola asuh, lingkungan tempat tinggal sehari-hari, faktor pergaulan dan

                   juga bentukan dari habituasi lingkungan di sekitarnya.
                      Pembawaan dan kebiasaan itulah yang mudah menyulut suasana hati seseorang
                   menjadi lekas panas dan mudah marah, karena sesungguhnya marah adalah salah

                   satu sifat setan, dan setan terbuat dari api sebagaimana sabda Rasulullah Saw. berikut
                   ini:










                        Artinya: Dari Nenekku ‘Athiyyah RA, dia memiliki shahabat dan dia berkata bahwa

                   Rasulullah  bersabda  “Sesungguhnya  marah  itu  datangnya  dari  setan,  dan  setan
                   diciptakan dari api dan sesungguhnya api itu dipadamkan dengan air, maka apabila
                   salah seorang di antara kamu marah, maka hendaklah dia berwudu” (H.R. Abu Daud)

                2.  Golongan yang Tidak Memiliki Sifat Marah (Tafrith) Yaitu golongan yang tidak bisa
                   marah.  Merupakan  kebalikaan  dari  golongan  ifrath.  Golongan  ini  sama  sekali  tidak
                   akan menunjukkan sikap marah terhadap apa pun  yang terjadi di sekitarnya. Pada

                   golongan  orang  yang  seperti  ini,  menghadapi  urusan  agama  yang  dihina  maupun
                   diinjakinjak oleh golongan lain pun, mereka akan bersikap acuh, tidak peduli dan tidak

                   memiliki  hasrat  untuk  melakukan  pembelaan  terhadap  kebenaran.  Sedangkan
                   Rasulullah Saw. yang merupakan manusia yang paling tawadlu pun, akan tetap marah
                   dan  mempertahankan  agamanya  serta  menentang  musuh-musuhnya  bila  mana

                   diperlukan.
                   Golongan  seperti  ini,  apabila  terjadi  pelanggaran  hak  terhadap  keluarga  maupun

                   dirinya, ia akan tetap bersikap melunak, lemah dan tidak berbuat apa-apa, sehingga
                   jelaslah bahwa orang yang memiliki sikap tafrith termasuk golongan yang tercela dalam
                   pandangan agama.

                3.  Golongan yang Mampu Berlaku Adil dan Proporsional (I’tidal) Yaitu golongan moderat
                   yang berada di antara ifrath dan tafrith. Mereka tidak akan kehilangan sifat pemarah
                   sama sekali tetapi akan marah hanya pada saat-saat tertentu dengan kemarahan yang

                   proporsional. Sifat marah yang proporsional adalah marah yang timbul karena sesuatu
                   melanggar larangan Allah Swt. dan dalam rangka membela agama Islam dan umatnya.



                                                                  PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMA X GENAP             69
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77