Page 68 - 01_PAI_SMA_10 GENAP
P. 68
a) Menghindarkan Diri dari Sifat Temperamental
(Ghadhab)
1. Definisi Sifat Temperamental (Ghadhab)
Temperamental atau sifat mudah
marah dalam bahasa Arab berasal
dari kata ghadhab, dari kata dasar
ghadhiba– yaghdhibu–
ghadhaban. Menurut istilah,
ghadhab berarti sifat seseorang
yang mudah marah karena tidak
senang dengan perlakuan atau
perbuatan orang lain. Sifat
amarah, selalu mendorong
manusia untuk bertingkah laku
buruk.
Menurut Sayyid Muhammad Nuh dalam kitab ‘Afatun ‘ala at-Thariq marah adalah
perubahan emosional yang menimbulkan penyerangan dan penyiksaan guna
melampiaskan dan mengobati apa yang ada di dalam hati. Sedangkan dalam perspektif
ilmu tasawuf, Imam An-Nawawi menyebutkan bahwa marah adalah tekanan nafsu dari
hati yang mengalirkan darah pada bagian wajah yang mengakibatkan kebencian kepada
seseorang.
Lawan kata dari sifat ghadhab adalah rida atau menerima dengan senang hati dan
al-hilm atau murah hati, tidak cepat marah. Ghadhab sering dikiaskan seperti nyala api
yang terpendam di dalam hati, sehingga orang yang sedang dalam keadaan marah,
wajahnya akan memerah seperti api yang menyala.
Sifat ghadhab harus dihindari, karena sifat ghadhab tidak akan pernah
menyelesaikan masalah, justru sebaliknya akan menimbulkan masalah baru. Seorang
muslim harus senantiasa bersabar dan berusaha menahan amarahnya. Imam Al-
Ghazali mengatakan, bahwa orang yang bersabar adalah orang yang sanggup bertahan
menghadapi rasa sakit serta sanggup memikul beban atas sesuatu yang tidak
disukainya. Rasulullah Saw. bersabda sebagai berikut:
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMA X GENAP 65

