Page 83 - 01_PAI_SMA_10 GENAP
P. 83
dan kesiapan menanggung segala dampak dan risiko yang akan ditimbulkan.
Sebagaimana sabda Rasulullah Saw. berikut ini
Artinya: Dari Abu Dzar r.a. berkata, Kekasihku Rasulullah Saw. memerintahkan
kepadaku untuk mengatakan yang benar, walaupun itu pahit”.(H.R. Ahmad)
c. Berani menyimpan dan menjaga rahasia
Menjaga rahasia adalah perkara yang sangat penting tetapi sulit untuk dilakukan pada era
kemajuan teknologi saat ini. Tidak semua orang mampu menyimpan rahasia yang
merupakan amanah yang harus senantiasa dijaga. Dalam hitungan detik, seseorang
yang tidak amanah, akan mampu menebar aib dan rahasia orang lain dengan membuat
broadcast message melalui media sosial. Sehingga sikap berani menyimpan rahasia
merupakan perkara yang sangat penting untuk menjaga kehormatan seseorang
termasuk untuk menjaga keberlangsungan dakwah islamiyah jika rahasia tersebut
terkait dengan kehormatan Islam.
d. Memiliki daya tahan tubuh yang kuat
Seseorang yang memiliki keberanian, haruslah diimbangi dengan daya tahan tubuh
yang besar, karena ia akan menghadapi kesulitan, penderitaan dan risiko yang akan
terjadi. Contoh peristiwa yang dialami Bilal bin Rabah yang memiliki daya tahan tubuh
yang luar biasa dalam menghadapi siksaan kaum Quraisy demi mempertahankan
akidah dan keyakinan Islam dalam dirinya. Dalam era modern saat ini pun, seorang
muslim yang berani mengatakan dan membela kebenaran harus menyiapkan energi
ekstra, karena bisa jadi ia akan mendapat tekanan, ancaman dan juga serangan baik
fisik maupun psikis sehingga diperlukan energi ekstra untuk menghadapi orang-orang
yang tidak senang terhadap keberaniannya.
e. Mampu mengendalikan hawa nafsu
Rasulullah Saw. telah bersabda bahwa orang yang disebut pemberani, bukanlah orang
yang kuat berkelahi, melainkan orang yang mampu mengendalikan nafsunya dengan
baik karena menghindari murka dan berharap berkah dari Allah Swt. Seseorang yang
mampu mengendalikan nafsunya sedangkan ia memiliki kesempatan untuk
melampiaskan, maka ia dapat digolongkan sebagai seorang yang pemberani. Sebagai
contoh seorang penguasa yang dengan kekuasaannya ia bahkan mampu memberikan
instruksi untuk menindak tegas orang-orang yang mencaci maki dan menghinanya.
Namun tatkala ia mampu mengendalikan diri dan menahan dengan tetap melaksanakan
kewajibannya sebagai seorang pemimpin yang adil dan bijaksana bagi seluruh
80 PENDIDIKANAGAMA ISLAM SMA X GENAP

