Page 79 - 01_PAI_SMA_10 GENAP
P. 79

Berikut ini merupakan alasan pentingnya pengendalian diri bagi seorang muslim yaitu:
                 a)  Menjaga kehormatan diri

                   Seseorang dengan sense of dignity atau kepekaan terhadap harga diri dan martabat
                   dirinya yang rendah, biasanya juga memiliki kontrol diri yang rendah. Seorang yang
                   memiliki martabat yang tinggi, akan menjaga dan mengendalikan setiap tutur kata,

                   perilaku dan tindakannya agar tidak menyakiti orang lain. Dengan sendirinya, sikap
                   tersebut akan melatih kita untuk menghormati orang lain, dan sebaliknya orang lain

                   pun akan menghormati kita.
                 b)  Terhindar dari perilaku yang dapat merugikan orang lain
                   Kontrol diri merupakan salah satu cara dari dalam diri seseorang untuk menahan dan

                    mengendalikan keinginan untuk melakukan sesuatu yang dapat berakibat buruk bagi
                    diri sendiri dan orang lain. Seperti sifat serakah, tamak, rakus dan lain sebagainya.

                    Apabila seseorang mampu mengendalikan sifat-sifat tersebut, maka ia akan terhindar
                    dari hal-hal yang merugikan.
                 c)  Menyelesaikan segala persoalan dengan pikiran yang jernih
                   Apabila  seorang  muslim  mampu  mengendalikan  diri  dan  mengelola  emosi  dengan

                    baik, maka ia akan terhindar dari perasaan stress, tertekan dan kesulitan untuk berfikir
                    dengan jernih dan fokus. Untuk itulah, pentingnya konsep pengendalian diri dalam

                    kehidupan sehari-hari, agar kita mampu mengelola kecerdasan emosional agar tidak
                    mudah terbawa perasaan dan mampu menyelesaikan semua persoalan yang dihadapi
                    seberat apa pun dengan pikiran yang tenang dan jernih.

                 d)  Menjadi inspirasi dan teladan bagi orang lain
                   Seseorang dengan kontrol diri yang baik, biasanya akan memiliki emosi yang stabil

                    dalam situasi dan kondisi apa pun. Ia tetap akan mampu bersikap baik kepada orang
                    yang  membencinya,  tidak  berlebihan  dalam  menyikapi  kegagalan  maupun
                    keberhasilannya, menerima dengan lapang dada apa pun yang dialaminya, bersikap

                    tenang meskipun berada di bawah tekanan, serta tidak keberatan untuk meminta maaf
                    terlebih dahulu kepada orang lain. Sifat seperti ini sangat sulit untuk dilakukan oleh
                    semua orang, sehingga apabila seseorang mampu melakukannya dengan baik, maka

                    hal  tersebut  tentu  saja  akan  menjadi  inspirasi  dan  teladan  bagi  orang-orang  di
                    sekitarnya.







                 76              PENDIDIKANAGAMA ISLAM SMA X GENAP
   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84