Page 60 - 02_PKN_7_SMP_GANJIL_IKM
P. 60
2. Penetapan Wilayah
Perbedaan pendapat tentang wilayah tersebut terjadi dalam sidang
BPUPK. Karena itu, Ketua BPUPK Radjiman Wedyodiningrat lalu
memutuskan melakukan pemungutan suara untuk menetapkan wilayah
negara Indonesia. Ada tiga pilihan yang harus ditentukan:
a. Pertama, seluruh Hindia Belanda.
b. Kedua, seluruh Hindia Belanda ditambah Malaya, Borneo Utara,
Timor, dan Papua.
c. Ketiga, seluruh Hindia ditambah Malaya dan Borneo Utara.
Seluruh peserta sidang diminta memilih tiga pilihan tersebut. Dari seluruh
peserta sidang, sebanyak 19 orang peserta memilih pilihan pertama. Lalu
sebanyak 39 orang peserta setuju pilihan kedua, dan 6 orang peserta
memilih yang ketiga. Selain itu terdapat juga peserta yang tidak memilih.
Maka BPUPK pun memutuskan pilihan kedua tersebut yang dijadikan
wilayah Indonesia. Hasil keputusan BPUPK dijadikan dasar oleh Panitia
Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dalam menetapkan wilayah
Indonesia.
Selanjutnya Malaya dan Borneo Utara yang dikuasai Inggris memutuskan
untuk menjadi negara sendiri, sehingga menjadi negara Malaysia, Brunei, dan
Singapura sekarang. Begitu pula Timor Timur yang dikuasai Portugis, yang
kini menjadi negara Timor Leste. Wilayah Indonesia pun mencakup Papua
hingga Sumatra seperti saat ini.
Gambar 19 Peta Indonesia
102 PKN SMP VII GANJIL

