Page 59 - 02_PKN_7_SMP_GANJIL_IKM
P. 59

Tidak ada negara yang tanpa wilayah. Maka saat akan mendirikan negara
                   Indonesia,  para  pemimpin  bangsa  pun  segera  berdiskusi.  Kalau  Indonesia
                   menjadi negara, daerah yang menjadi tempatnya di mana saja? Dalam Sidang

                   Kedua  Badan  Penyelidik  Usaha-usaha  Persiapan  Kemerdekaan  (BPUPK),
                   tanggal 10-17 Juli 1945, soal wilayah ini didiskusikan khusus.

                       Ada  beberapa  pendapat  yang  berkembang  dalam  diskusi  tentang  wilayah

                   Indonesia.  Semua  pendapat  tersebut  menyepakati  bahwa  wilayah  negara
                   Indonesia adalah kawasan kepulauan di sekitar garis khatulistiwa, yang berada
                   di  antara  Benua  Asia  dan  Australia  seperti  sekarang.  Daerah  mana  saja  yang

                   masuk di wilayah itu yang masih perlu didiskusikan.
                    1.  Pembatasan Wilayah

                            Seperti  rumah  yang  jelas  tempatnya,  negara  pun  perlu  tempat  atau

                        wilayah  yang jelas. Karena itu pada hari pertama dan kedua dalam sidang
                        kedua BPUPK, tanggal 10-11 Juli 1945, soal wilayah tersebut sudah dibahas

                        atau  didiskusikan.  Saat  itu  beberapa  pemimpin  memiliki  pendapat  berbeda
                        soal  daerah  mana saja yang perlu menjadi wilayah Indonesia.

                            Muhammad  Yamin,  salah  satu  pelopor  Gerakan  Sumpah  Pemuda,
                        mengusulkan  agar  wilayah  Indonesia  mencakup  seluruh  wilayah

                        kekuasaan pemerintahan Hindia Belanda yang mencakup Papua ditambah
                        beberapa daerah lain seperti Timor Portugis (sekarang Timor Leste) serta
                        Borneo Utara dan Malaya.


                            Menurut Yamin sebagai pakar sejarah, sebagian wilayah Papua dulu
                        termasuk bagian dari Kesultanan Ternate. Hatta tidak setuju pandangan
                        itu. Wilayah  Indonesia  menurutnya  tak  perlu  mencakup  wilayah  Papua,

                        namun mencakup Borneo Utara dan Malaya.

                            Soekarno       sependapat       dengan      Yamin.     Mengutip       Kitab
                        Negarakertagama yang ditulis Mpu Prapanca sekitar tahun 1365, Soekarno
                        menyebut  wilayah  kekuasaan  Majapahit  juga  sampai  ke  daerah  Papua.

                        Karena  itu,  menurut  Soekarno,  wilayah  Indonesia  mencakup  daerah-
                        daerah dari Sumatra hingga  Papua.









                                                                        PKN SMP VII GANJIL                      101
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64