Page 22 - 02_PKN_7_SMP_GANJIL_IKM
P. 22

Gambar 5 Para anggota Panitia Sembilan

                   1.  Diskusi Perumusan

                            Perumusan Pancasila dilakukan melalui diskusi seru. Anggota Panitia
                        Sembilan  berbineka  atau  berlatar  belakang  dari  berbagai  kalangan

                        berbeda.  Mereka  memiliki  pendapat  yang  berbeda-beda  pula.  Mereka
                        semua  berdialog  mempertemukan  pendapat  masing-masing, agar  dapat
                        membuat  rumusan  dasar  negara  yang  kuat.  Sebagian  mereka

                        menyampaikan pendapat dari pendekatan keagamaan. Sebagian yang lain
                        menyampaikan pendapat dari pendekatan kebangsaan.

                            Wahid  Hasyim  dan  beberapa  anggota  berpendapat  bahwa  negara
                        Indonesia  yang  akan  dibentuk  harus  berdasarkan  agama.  Tanpa

                        didasarkan  agama,  negara  akan  rusak  karena  mengabaikan  nilai
                        ketuhanan. Karena itu, Indonesia tidak boleh menjadi negara sekuler atau

                        negara yang mengabaikan nilai ketuhanan.

                            Soekarno,  Hatta,  dan  beberapa  anggota  lain  mengingatkan  bahwa
                        negara  Indonesia sebaiknya tidak berdasarkan keagamaan. Kalau negara
                        Indonesia berdasar  agama,  dasar  agamanya  tentu  Islam  karena  sebagian

                        besar penduduknya Islam. Kelompok penganut kebangsaan khawatir hal itu
                        akan membuat umat lain merasa tidak nyaman. Semua sependapat bahwa
                        nilai  ketuhanan  sangat  penting  untuk  menjadi  bagian  dasar  negara

                        Indonesia. Lalu disepakati Indonesia menjadi negara kebangsaan, bukan





                 64                        PKN SMP VII GANJIL
   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27