Page 29 - 02_BIN_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 29
Pada awalnya, terkadang anak merasa tidak kecanduan ponsel dan merasa baik-baik
saja. Langkah pertama sebelum masuk ke terapi perilaku, lanjutnya, anak harus mengakui
kalau kecanduan ponsel.
Aliyah menyatakan, proses terapi tersebut dilakukan secara berkelanjutan. Untuk
farmakoterapi paling tidak dua pekan agar pasien lebih stabil. Sepekan pertama sudah
bisa mulai terapi perilaku dan berlanjut paling tidak enam bulan.
“Ada daftar kontrak apa yang harus dilakukan pasien. Misalnya untuk anak yang masih
sekolah jam belajar sepulang sekolah harus ngapain, kalau dulu pegang ponsel setiap
waltu sekarang harus dibatasi. Pegang ponsel hanya boleh jam tertentu maksimal satu
hari hanya dua, jam apapun alasannya,” tegasnya.
Aliyah menambahkan, orang tua perlu melakukan upaya dan memberi contoh untuk
mencegah agar anak tidak kecanduan ponsel. Meskipun, praktiknya agak susah karena
tugas-tugas sekolah terkadang memakai gawai.
Cara mencegahnya dengan menggunakan gawai hanya untuk tugas-tugas sekolah.
Kemudian, pada jam-jam tertentu harusnya di keluarga tidak pegang ponsel semua.
“Kalau orang tua pegang ponsel, anaknya tidak boleh ya sama saja,” ujarnya.
B. Menggunakan Kaidah Bahasa untuk Menyampaikan Kritik
1. Pertanyaan Retoris
Apakah kalian pernah mendapatkan pertanyaan yang sudah jelas jawabannya? Itulah
yang dinamakan pertanyaan retoris. Pertanyaan retoris bisa dijawab oleh penanya itu
sendiri. Pertanyaan ini diberikan untuk menyindir, memberi nasihat, dukungan, atau
pesan terhadap orang lain secara halus.
Contoh:
Siapa yang tidak ingin bahagia?
Menurutmu, kamu tak pernah berdosa?
Apakah setiap orang berhak berbuat baik?
Perhatikanlah beberapa pertanyaan berikut. Tentukan mana pertanyaan yang
merupakan pertanyaan retoris!
a. □ Apakah benda itu bisa terbang?
b. □ Kamu mau tersesat?
c. □ Siapa sih yang ingin jadi guru matematika?
d. □ Memangnya kita bisa hidup tanpa makan dan minum selamanya? e. □ Mengapa
kita harus berbuat baik?
f. □ Apakah anak itu menyayangi ibunya?
g. □ Apa cukup membeli pakai daun?
h. □ Siapa sih yang mau miskin selamanya?
2. Majas Sindiran
Majas sindiran merupakan kelompok majas yang mengungkapkan maksud atau
gagasan dengan cara menyindir. Tujuannya adalah meningkatkan kesan dan makna
kata terhadap pembaca. Majas sindiran terdiri tiga macam, yaitu ironi, sinisme, dan
sarkasme.
BAHASA INDONESIA SMA X GANJIL 259

