Page 28 - 02_BIN_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 28

Sedangkan di rumah sudah diputus orang tuanya,” kata Aliyah.
                        Penanganan  pasien  kecanduan  ponsel  ini  dilakukan  sesuai  dengan  gejalanya.
                    Pertama,  pasien  harus  mengakui  jika  dirinya  kecanduan  ponsel.  Setelah  itu,  pasien
                    diberi obat.
                        “Kondisi  kecanduan  ini  membuat  cairan  otak  atau  kerja  saraf  tidak  seimbang.
                    Langkah  farmakoterapi  atau  pemberian  obat  ini  yang  paling  cepat  bisa
                    menyeimbangkan,” ujar dia. Kemudian pasien akan menjalani terapi perilaku. Secara
                    berangsur, dosis obat juga diturunkan.
                        “Untuk  pasien  rawat  jalan,  kita  evaluasi  dua  minggu  sekali.  Mereka  kita  beri
                    kontrak  kegiatan.  Sehari  ngapain  saja.  Sehari  pegang  ponsel  itu  hanya  dua  jam,”
                    katanya.  Sebagai  langkah  pencegahan,  dia  mengimbau  kepada  orang  tua  agar
                    menjauhkan ponsel dari anak sejak dini. Saat ini banyak orang tua yang mengenalkan
                    ponsel terlalu dini.

                                                 (Sumber:  https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-
                        4749582/  pasien-kecanduan-ponsel-di-rsj-solo-juga-bertambah-ada-yang-sampai-
                        lupa-ortu dengan penyesuaian)


                   Berita 2 Pasien Anak Kecanduan Ponsel Bertambah di RS Jiwa Solo


                  Kamis : 17 Oktober 2019
                  Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr. Arif Zainudin, Solo, Jawa Tengah, mencatat adanya
                  kenaikan signifikan jumlah pasien kecanduan ponsel. Bahkan dalam tiga bulan terakhir
                  sudah ada 35 pasien kecanduan ponsel yang berobat ke RSJD Solo.
                      Kepala Instalasi Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja RSJD dr. Arif Zainudin, Aliyah
                  Himawati,  mengatakan,  dulu  pasien  kecanduan  ponsel  baru  ada  mungkin  satu  orang
                  dalam  sepekan.  Sekarang,  dalam  satu  hari  bisa  satu  sampai  dua  pasien.  Semuanya
                  merupakan anak-anak usia sekolah.
                      “Ini kan tahun ajaran baru, baru mid semester itu sudah kira-kira ada 35 anak bahkan
                  sampai rawat inap. Yang rawat inap kemarin ada dua anak, sekarang sudah pulang,” kata
                  Aliyah kepada wartawan, Kamis (17/10).
                      Pasien yang rawat inap tersebut terdiri dari satu siswa SMP dan satu siswa SMA.
                  Sedangkan pasien rawat jalan paling kecil usianya 10 tahun. Puluhan pasien tersebut
                  berasal dari Solo dan sekitarnya.

                      Dia menyebutkan, ciri-ciri anak kecanduan ponsel biasanya orang tuanya sudah tahu
                  si anak pegang ponsel terus. Kemudian, anak sudah tidak bisa melakukan fungsi tugasnya
                  sebagai anak sekolah seperti sudah membolos sekolah, tidak mau sekolah, tidak mau
                  belajar. Selain itu, anak mengalami gangguan emosi dan kesulitan tidur.
                      Menurutnya, dalam menangani pasien kecanduan ponsel disesuaikan dengan gejala
                  yang muncul. Gejala bisa berbeda pada setiap anak. Misalnya, gangguan emosi dan sulit
                  tidur diatasi terlebih dahulu.
                      “Ada beberapa langkah  yang kami lakukan untuk mengatasi  gangguan emosi itu
                  salah satunya dengan obat farmakoterapi, setelah itu langsung masuk ke terapi perilaku,”
                  ungkapnya.



                  258          BAHASA INDONESIA SMA X GANJIL
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33