Page 79 - 02_PKN_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 79
(kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) yang lain; atau 2)
penyelesaian sengketa secara damai melalui perundingan antara pihak yang
bersengketa.
c. Kesepakatan bersama dapat dikaitkan dengan integrasi sosial. Integrasi sosial
merupakan proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam
kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang
memiliki keserasian fungsi. Integrari sosial diperlukan agar masyarakat tidak bubar
meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik berupa tantangan fisik maupun
konflik yang terjadi secara sosial budaya. Dalam integrasi sosial, kesepakatan
bersama mewujud dalam bentuk Asimiliasi (pembauran kebudayaan) dan akulturasi
(penerimaan sebagian unsur asing).
d. Antara Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, dan Kesepakatan Bersama dalam
kehidupan sosial, semua memerlukan komitmen untuk dilaksanakan atau ditaati.
Pelanggaran atas kesepakatan formal kenegaraan dalam Pancasila dan UUD NRI
Tahun 1945 atau peraturan perundang-undangan yang lain akan menyebabkan
tatanan kehidupan bernegara tidak dapat mencapai idealita yang diharapkan
bersama. Demikian pula Kesepakatan Bersama, tidak mengindahkan aturan
bersama dalam interaksi sosial ini akan membuat hubungan kemasyarakatan
menjadi tidak harmonis dan memungkinkan terjadi konflik sosial.
e. Dalam membuat norma dalam masyarakat atau dalam lembaga pendidikan, selalu
diasumsikan berangkat dari kesepakatan bersama. Diandaikan ada sebuah
partisipasi yang aktif dari anggota masyarakat atau civitas academica dalam
lembaga pendidikan. Dengan partisipasi, maka diharapkan sebuah norma akan
lebih baik dan dapat diterapkan lebih efektif.
Uji Pemahaman
a. Apakah yang dimaksudkan “Membangun Kesepakatan Bersama”?
b. Bagaimana cara membuat kesepakatan bersama?
c. Apakah kalian terlibat dalam rapat untuk membangun kesepakatan bersama di
dalam keluarga, masyarakat atau di lembaga pendidikan?
d. Ceritakan pengalaman kalian terlibat dalam rapat!
208 PKN SD 4 GANJIL

