Page 77 - 02_PKN_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 77
pakatan bersama mengenai norma-norma dan nilai-nilai sosial sangat penting untuk
menguatkan integrasi sosial. Integrasi sosial merupakan proses penyesuaian di antara
unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan
pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi. Integrasi sosial diperlukan
agar masyarakat tidak bubar meskipun menghadapi berbagai tantangan, baik merupa
tantangan fisik maupun konflik yang terjadi secara sosial budaya. Dalam integrasi sosial,
kesepakatan bersama mewujud dalam bentuk asimiliasi (pembauran kebudayaan) dan
akulturasi (penerimaan sebagian unsur asing).
Dengan demikian dapat disampaikan bahwa Kesepakatan Bersama merupakan
kesepakatan kata atau permufakatan bersama dalam sebuah proses negosiasi terma-
suk dalam negosiasi untuk terciptanya integrasi sosial. Kesepakatan bersama diperlu-
kan di antara unsur-unsur atau para pihak yang berbeda untuk menghindari konflik
dalam kehidupan bersama.
Sebenarnya, dalam proses perundingan untuk membentuk peraturan perundang-
undangan juga ada kesepakatan bersama. Dalam hal membentuk perundang-
undangan, kesepakatan bersama akan menghasilkan produk peraturan perundang-
undangan. Sedangkan dalam kehidupan sosial, kesepakatan bersama akan
membuahkan peraturan bersama atau yang disebut sebagai norma.
Kesepakatan bersama diambil karena sebuah kepemimpinan. Kepemimpinan dari
level terkecil, seperti antara 2 orang atau pihak, sampai terbesar di tingkat negara dan
dunia. Sebuah kepemimpinan yang mengarah kepada tujuan bersama, di sana
dibutuhkan kesepakatan bersama. Tidak lain agar terjadi proses mencapai tujuan secara
bersama-sama, saling menghargai, saling mendukung, dan pada akhirnya semua
diharapkan akan merasakan hal yang sama ketika tujuan tercapai.
Kesepakatan dapat tertulis dan tidak tertulis. Dalam kehidupan di masyarakat,
termasuk dalam lingkungan sekolah, ada kesepakatan bersama yang diwujudkan dalam
peraturan kampung atau peraturan sekolah yang ditulis, ditempel, dan dapat dibaca di
berbagai tempat. Sedangkan kesepakatan antarteman sejawat sering kali tidak tertulis,
setiap orang mengandalkan ingatan masing-masing.
Antara Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, dan kesepakatan bersama dalam
kehidupan sosial, semua memerlukan komitmen untuk dilaksanakan atau ditaati.
Pelanggaran atas kesepakatan formal kenegaraan dalam Pancasila dan UUD NRI
Tahun 1945 atau peraturan perundang-undangan yang lain akan menyebabkan tatanan
kehidupan bernegara tidak dapat mencapai idealita yang diharapkan bersama. Demikian
pula kesepakatan bersama, tidak mengindahkan aturan bersama dalam interaksi sosial
206 PKN SD 4 GANJIL

