Page 76 - 07_IPS_SMP_7_GENAP
P. 76

Belanda  menjadikan  Tidore  sebagai  vasal  dan  mengangkat  Pata  Alam
                  sebagai pemimin dengan tugas menjaga keamanan di wilayahnya pada 17 Juli 1870.
                  Namun, sebagian dari wilayahnya tidak mengakui dan memilih Nuku sebagai Sultan.

                  Di tahun yang sama, timbul pergolakan sebagai protes dalam bentuk perampasan dan
                  pembakaran.  Berikutnya  Belanda  melakukan  serangan  ke  daerah  yang  mengakui
                  Nuku menjadi Sultan. Pangeran Kamaludin ditangkap. Namun, Pangeran Nuku yang

                  memiliki relasi dengan Papua dan Inggris berhasil melarikan diri ke daerah Papua.
                           Kedudukan Nuku semakin kuat setelah diangkat sebagai sultan oleh bangsa

                  Papua.  Nuku  mempunyai  basis  yang  kuat  dan  menyerang  Seram  untuk  merebut
                  daerah  tersebut  dari  Ternate.  Pada  1783,  Pata  Alam  melancarkan  sebuah  strategi
                  dalam  rangka  memperoleh  loyalitas  dari  raja-raja  di  Papua,  tetapi  berujung  gagal.

                  Utusan tersebut justru berbalik arah dengan memihak Nuku. Papua dan Nuku bersatu
                  untuk bersama-sama melawan Belanda.

                           Dengan  tambahan  kekuatan  tersebut,  Nuku  semakin  kuat  dan  mulai
                  menyerang Ternate dan Tidore. Tidak ada perlawanan sehingga rakyat Tidore kacau
                  balau.  Belanda  lalu  menangkap  Pata  Alam  karena  curiga  ia  bersekongkol  dengan

                  Nuku.  Rakyat  Tidore  pun  dihukum  dengan  kejam.  Peristiwa  yang  dikenal  sebagai
                  Revolusi  Tidore  tersebut  pada  tahun  1783.  Lalu  Belanda  mengangkat  Pangeran
                  Kamaluddin  sebagai  pengganti  Pata  Alam.  Sementara  itu,  Nuku  memperkuat

                  dukungan dengan menjalin komunikasi kepada para raja di Tidore, Maba, Weda, dan
                  Patani. Nuku juga berkomunikasi dengan Inggris di Benggala dan mencari bantuan ke
                  Banjarmasin serta Mangindanau. Pengaruh Nuku mendesak Belanda untuk mengakui

                  dirinya sebagai Sultan Seram.
                           Pasang  surut  mewarnai  perjuangan  Nuku,  ia  harus  berpindah-  pindah

                  tempat. Namun, Ternate dan Tidore selalu gagal menundukan Nuku. Pengaruh Nuku
                  mulai merosot pada pertengahan 1790 ketika banyak wilayah justru bersumpah setia
                  kepada Belanda dan Ternate.























                  654                IPS SMP VII GENAP
   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81