Page 75 - 07_IPS_SMP_7_GENAP
P. 75
Setelah selesai, buatlah poster kemudian serahkan kepada Ibu/Bapak guru
untuk dinilai!
B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya
Keberagaman budaya di Indonesia telah dimulai pada saat yang sangat
lama. Kondisi geografis Indonesia dengan keragaman kondisi fisik turut mewarnai
keberagaman tersebut. Masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia selanjutnya
memiliki tokoh panutan, yang setiap tindakannya dijadikan teladan. Tokoh tersebut
saat ini setara dengan para influencer atau dalam KBBI dikenal sebagai pemengaruh
di sosial media. Tokoh tersebut secara kesepakatan pendukungnya dijadikan sebagai
simbol, juga pengaruhnya dapat memengaruhi keragaman budaya yang berangkat dari
isu atau permasalahan yang memicu perlawanan yang dilakukannya. Keteladanan dari
perlawanan para tokoh ini ada beberapa yang masih berhubungan atau relatable
dengan permasalahan sosial budaya di kehidupan zaman milenial saat ini.
Lembar Aktivitas 6 Aktivitas Individu
1. Kajilah salah satu sejarah lokal di bawah ini.
2. Jelaskan peran dan sifat-sifat tokoh yang ada dalam sejarah lokal di bawah.
3. Selain itu coba kalian telaah untuk mendapatkan nilai-nilai yang kalian
dapatkan setelah membaca sejarah lokal tersebut.
4. Kerjakan dalam lembar kerja berikut, kemudian serahkan kepada Ibu/Bapak
Guru untuk diperiksa
1. Sejarah Lokal
Sejarah yang kalian telah pelajari di tema sebelumnya merupakan sejarah
nasional Indonesia. Apakah kalian tahu bahwa terdapat sejarah di tingkat lokal?
Apakah kalian tahu sejarah mengenai Sultan Nuku, Ratu Kalinyamat, Laksamana
Malahayati dan Syarif Abdurrahman? Bagaimana jasa dari tokoh-tokoh tersebut bagi
Bangsa Indonesia? Beliau semua adalah sosok yang hidup di dalam sejarah di tingkat
lokal. Mereka semua memperjuangkan tanah airnya dari serangan bangsa asing di
mana ketika itu sedang gencar menguasai Nusantara.
a. Sultan Nuku: Pembawa Persatuan Multikultur Maluku dan Papua
Pada tahun 1780 seluruh daerah Maluku dan melibatkan Papua mengalami
pergolakan dalam pergantian takhta di Kerajaan Tidore. Tokoh yang mempunyai peran
sentral adalah Nuku bersama Kamaluddin, adiknya. Setelah Sultan Gaizira meninggal
pada April 1780, Belanda mempunyai gagasan untuk menjadikan Tidore sebagai salah
satu wilayah kekuasaannya. Pata Alam kemudian diangkat oleh Belanda sebagai
Sultan Tidore. Namun di hati rakyat, Kamaluddin dan Nuku yang paling terkemuka.
IPS SMP VII GENAP 653

