Page 145 - 01_PAI_SMA_10 GENAP
P. 145
Sunan Drajat
4. Sunan Drajat
Sunan Drajat adalah salah satu putra dari Sunan Ampel, dan merupakan saudara dari
Sunan Bonang. Nama aslinya adalah Raden Qosim atau juga dikenal dengan nama
Syarifuddin. Ia lahir pada abad ke-15 M. sekitar tahun 1470 M. dan wafat pada tahun 1522
M. dan dimakamkan di Desa Drajat, wilayah Lamongan Jawa Timur. Sunan Drajat
menghabiskan masa mudanya
untuk belajar agama Islam kepada ayahnya Sunan Ampel, di Ampel Denta, Surabaya.
Seperti halnya kakaknya, Sunan Bonang yang belajar Islam tidak hanya dari pesantren
ayahandanya, Sunan Drajat pun memperdalam agama Islam dari para ulama yang datang
bersama kapal-kapal dagang Arab. Sunan Drajat kemudian memperoleh ilmu pengetahuan
yang semakin luas dan mendalam.
Ia melakukan dakwah pertama kali di wilayah Gresik. Dakwahnya dilakukan dengan
menyusuri pantai utara Jawa. Sepanjang perjalanan dakwahnya Sunan Drajat bertemu
dengan masyarakat penganut Hindu-Budha dan berdakwah secara langsung. Tidak seperti
Sunan Bonang yang menggunakan media gamelan untuk menyampaikan misi dakwahnya
kepada masyarakat saat itu.
Sunan Drajat mendarat pertama kali di wilayah Jelak, Banjarwati pada akhir abad ke-15.
Sunan Drajat kemudian membangun sebuah musala yang dijadikan sebagai sebuah
tempat untuk beribadah. Musala tersebut juga ia pergunakan untuk berbagai kepentingan
dakwah. Semakin banyak orang yang memeluk agama Islam, maka kemudian musala
tersebut berkembang menjadi pesantren yang ia jadikan sebagai lembaga pendidikan untuk
mengajarkan Islam kepada masyarakat.
Desa Banjarwati kemudian menjadi semakin ramai. Bahkan banyak orang yang datang
dari luar daerah karena mendengar kabar bahwa Sunan Drajat adalah adik dari Sunan
142 PENDIDIKANAGAMA ISLAM SMA X GENAP

