Page 129 - 01_PAI_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 129
optimis mampu melaksanakan tugas dakwah dengan baik. Kegigihan dalam
berjuang harus diikuti dengan sifat optimis dan tawakal kepada Allah Swt.
Semua keberhasilan merupakan karunia Allah Swt. yang harus disyukuri,
sedangkan kegagalan harus diatasi dengan tawakal kepada-Nya. Semua
kesulitan dakwah pasti ada jalan keluarnya. Allah Swt. akan membimbing
hamba-Nya yang bersungguh-sungguh berjalan di atas kebenaran.
c. Menguasai ilmu agama secara luas dan mendalam
Menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat yang sudah beragama
bukanlah persoalan mudah. Adat dan budaya lokal sudah mentradisi begitu
kental di masyarakat.
Para ulama melakukan penyesuaian ajaran Islam dengan tradisi lokal
tersebut, tanpa menghilangkan adat yang sudah berlaku di masyarakat. Hal ini
hanya bisa dilakukan oleh ulama dengan penguasaan ilmu agama yang
mumpuni, luas dan mendalam. Semua itu diperoleh karena ketekunan belajar
ilmu agama kepada ahlinya. Mereka berguru kepada para ulama yang jalur
keilmuannya bersambung sampai kepada Rasulullah Saw. Belajarnya juga
tidak instan, namun terprogram melalui tahapan-tahapan yang jelas. Dari ilmu-
ilmu dasar hingga mencapai ilmu yang tinggi. Ditempuh dalam kurun waktu
yang cukup lama.
Hal ini pen ting untuk ditiru oleh seseorang yang ingin belajar ilmu agama.
Harus ada di antara kaum muslimin yang menekuni ilmu agama (tafaqquh
liddin). Hal ini sesuai firman Allah Swt. dalam Q.S. at-Taubah/9:122 berikut ini
'Artinya: ‚Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanyapergi (ke
medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi
untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan
kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya‛.
(Q.S at-Taubah/9:122) Belajar ilmu agama harus melalui seorang guru yang
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMA X GANJIL 125

