Page 128 - 01_PAI_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 128
kepuasan hanya sekejap saja, karena akan terus merasa kurang. Memiliki
gadget bagus, tapi merasa kurang karena melihat gadget orang lain lebih
bagus, demikian seterusnya.
Sungguh tak akan ada yang mampu menghentikan keinginan tak berujung
ini, kecuali kematian. Saat itulah, semua ambisi duniawi sirna seketika. la
meninggalkan dunia ini dengan membawa beberapa lembar kain kafan saja.
Rumah, emas, berlian, jabatan, keluarga dan semua isi dunia ini ditinggalkan
begitu saja. Padahal selama hidup di dunia, ia mati-matian untuk meraihnya. b.
Gigih dalam berjuang
Untuk meraih keberhasilan dalam menyebarkan Islam di Indonesia
diperlukan kegigihan dan tekad kuat. Ulama penyebar Islam di Indonesia telah
menunjukkan sikap bersemangat pantang menyerah, gigih dalam
memperjuangan ajaran Islam. Tak dapat dipungkiri, untuk meraih suatu cita-
cita dibutuhkan pengorbanan dan perjuangan panjang. Hambatan dan
tantangan bukan untuk ditakuti, tapi diselesaikan dengan cara yang tepat.
Allah Swt. tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali mereka sendiri
yang mengubahnya. Hal ini sesuai firman Allah Swt. dalam Q.S. ar-Ra’d/13:l 1
berikut ini Artinya: ‚Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu
menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah
Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka
mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan
terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak adapelindung
bagi mereka selain Dia.‛(Q.S. ar-Ra’d/13: H)
Para ulama lebih mengutamakan kelancaran dakwah daripada kepentingan
pribadi dan keluarganya. Kesenangan duniawi diabaikan demi keberhasilan
dakwah. Medan dakwah yang berat berupa lautan, hutan belatara, dan
ancaman musuh tidak menyurutkan tekad perjuangan dakwah. Mereka
124 PENDIDIKANAGAMA ISLAM SMA X GANJIL

