Page 131 - 01_PAI_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 131
adalah dapat diketahui tingkat keimanan seseorang. Allah Swt. hendak
menguji siapakah di antara hamba-Nya yang terbaik amal-amalnya. Seorang
pendakwah harus memiliki tingkat kesabaran tinggi karena menghadapi umat
yang memiliki keragaman budaya, etnis, tingkat pendidikan, dan kepribadian.
Seseorang akan diuji oleh Allah Swt. sesuai dengan tingkat keimanannya.
Semakin tinggi keimanan, maka semakin berat ujian dari Allah Swt. Keimanan
dan kesabaran adalah dua sisi yang menyatu, tidak dapat dipisahkan satu sama
lain, diibaratkan seperti kepala dan badan. Manusia yang paling berat ujiannya
adalah para nabi, kemudian para wali dan seterusnya sampai pada deraj at
orang awam.
Pahala sifat sabar sangatlahbesar, dan hanya Allah Swt. yang
mengetahuinya. Hal ini seperti firman Allah Swt. dalam Q.S. az-Zumar/39:10
berikut ini
Artinya: ‚Katakanlah (Muhammad), ‚Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman!
Bertakwalah kepada Tuhanmu.‛ Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan
memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah
yang disempurnakan pahalanya tanpa batas‛. (Q.S. Az-Zumar/39:10)
Kesabaran para ulama tampak jelas saat berdakwah kepada masyarakat
awam. Mereka mengajarkan ilmu agama dengan cara dan metode sederhana
tapi mudah dipahami. Bukan sebatas teori, dengan amat ringan dapat langsung
dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
f. Menghargai perbedaan
Islam secara tegas menyatakan tidak ada paksaan dalam beragama. Semua
orang dipersilahkan memilih agama dan kepercayaan masing-masing. Umat
beragama saling menghargai dan menghormati perbedaan agama, suku, ras,
dan golongan. Tidak merendahkan dan meremehkan agama dan kepercayaan
orang lain. Adanya sifat merasa paling hebat merupakan sumber kericuhan
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMA X GANJIL 127

