Page 35 - 02_PKN_SMP_7_GENAP
P. 35
a. Situs Lokal
Setiap daerah memiliki situs masing-masing. Ada daerah yang memiliki banyak
situs yang mudah ditandai. Ada daerah dengan situs yang sedikit dan sulit dikenali.
Situs yang dimaksudkan di sini adalah tempat yang memiliki nilai sejarah atau
riwayat tertentu.
Salah satu bentuk situs yang penting dicermati adalah situs sejarah. Situs
sejarah ini merupakan karya peninggalan orang zaman dulu yang ada di daerah
kalian masing-masing. Contoh yang paling mudah dalam situs sejarah adalah candi.
Situs sejarah itu juga bisa berupa batu-batu tertentu, seperti batu bertulis,
undakan batu kuno, dan sebagainya. Masjid atau gereja tua juga merupakan situs
sejarah. Begitu juga makam tokoh masa lalu, rumah lama, bahkan sumur lama
sekalipun.
Tempat yang dikaitkan dengan legenda juga merupakan situs yang perlu
dihargai. Seperti di pantai Sumatra Barat terdapat batu cadas berbentuk seperti laki-
laki yang sedang bersujud. Batu itu dikaitkan dengan legenda Malin Kundang, anak
yang dikutuk jadi batu karena durhaka terhadap ibu. Situs seperti ini tentu perlu
dipelihara sebaik-baiknya.
b. Tradisi Lokal
Yang dimaksud tradisi lokal di sini adalah tradisi atau kebiasaan-kebiasaan yang
terkait dengan siklus kehidupan maupun kegiatan bersama masyarakat. Di antara
tradisi itu antara lain menyangkut kelahiran bayi, khitanan atau tradisi menyambut
akil balig, tradisi dalam pernikahan, hingga tradisi terkait kematian.
Selain itu ada tradisi terkait dengan kegiatan bersama masyarakat. Seperti
syukuran untuk panen maupun penangkapan ikan di laut. Tradisi mendirikan rumah,
hingga tradisi menyambut hari-hari besar keagamaan masing-masing. Yasinan,
misalnya, termasuk dalam tradisi lokal.
Tentu ada tradisi yang berubah di masyarakat seperti dalam membuat rumah.
Dahulu di beberapa daerah, warga tolong menolong secara sukarela untuk membuat
rumah. Tidak ada orang yang dibayar dalam membuat rumah. Pemilik rumah hanya
menyediakan makanan dan minuman bagi semua orang.
Budaya bergotong royong membuat rumah tersebut sekarang telah berkurang.
Sebagian besar rumah dibuat oleh pekerja yang dibayar. Perubahan budaya seperti
itu banyak terjadi dan perlu diperhatikan. Para sesepuh atau orang tua di kampung
atau daerah masing-masing akan dapat mengisahkan tradisi serta budaya apa saja
yang sudah berubah.
PKN SMP VII GENAP 143

