Page 37 - 02_PKN_SMP_7_GENAP
P. 37
Siswa Aktif
Cari apa saja permainan tradisional di daerah kalian masing-masing. Apa saja nama
jenis permainannya. Ayo mainkan secara bergantian, baik di kelas maupun di
halaman sekolah.
C. Menghargai Makanan Tradisional
Hal yang juga penting kalian perhatikan adalah makanan tradisional. Apa
makanan tradisional di lingkungan kalian masing-masing? Makanan tradisional itu
dapat menjadi ciri khas yang membuat daerah kalian lebih dihargai warga lainnya.
Semua itu berawal dari penghargaan kalian atas makanan tradisional tersebut.
Makanan tradisional memiliki nilai lebih dibanding makanan umum yang terkenal.
Makanan tradisional mewakili kearifan lokal dari masing-masing masyarakat.
Makanan tradisional diolah khusus oleh suatu masyarakat berdasarkan resep
khusus yang turun temurun.
Seringkali makanan tradisional kurang dihargai masyarakatnya sendiri karena
sudah terlalu terbiasa. Sehingga dianggap sebagai makanan biasa saja. Padahal
para ahli makanan atau ahli kuliner dunia justru menghargai makanan tradisional
karena khas. Kekhasan makanan itu merupakan kekayaan budaya daerah-daerah
di Indonesia.
a) Ragam Makanan Tradisional
Ragam makanan tradisional mencakup makanan pokok, olahan daging, hingga
olahan sayuran. Makanan tradisional untuk makanan pokok umumnya berbasis pada
beras, jagung, ketela, ubi, dan sagu.
Makanan tradisional berbasis beras sangat banyak. Seperti nasi krawu, nasi
megono, nasi kuning, nasi uduk, dan lain-lain. Biasanya juga ditambahi lauknya serta
sambal yang khas di masing-masing daerah. Seperti sambal matah, sambal oncom,
sambal roa dan masih banyak lainnya.
Beberapa makanan tradisional berbahan jagung, seperti sego jagung serta
grontol. Dari ketela ada makanan tiwul yang sangat awet sebagaimana sagu bakar.
Dari bahan sagu juga hadir makanan papeda yang ada di sekitar kepulauan Maluku
dan Papua. Ubi juga jadi bahan makanan pokok penting. Ada Ubi Papua, Ubi Kawi,
hingga Ubi Cilembu yang dapat diolah menjadi makanan daerah masing-masing.
PKN SMP VII GENAP 145

