Page 30 - 02_PKN_SMP_7_GENAP
P. 30
Kalen Edukasi Lupatmo
Ikan-ikan berenang bebas di selokan itu. Air mengalir jernih, dan sekelilingnya juga
ditata indah penuh warna-warni. Sungguh itu sebuah tempat yang menarik buat
berswafoto. Itulah Kalen Edukasi Lupatmo di Desa Wukirsari, Imogiri - Yogyakarta.
Desa yang tak jauh dari komplek makam raja-raja Jawa itu semula biasa saja. Tidak
ada yang tampak istimewa di sana. Ada perkampungan dengan perumahan yang agak
padat. Ada kebun-kebun, juga selokan atau saluran air buat mengairi sawah, yang dulu
warga suka membuang sampah di situ.
Selokan air yang kotor itu mengganggu para warga Dusun Manggung. Maka
beberapa orang muda dari tiga RT pun berkumpul. Mereka berdiskusi apa yang harus
dilakukan. Apa yang ada di daerah sekitar itu harus dikembangkan, dimanfaatkan buat
untuk kepentingan bersama. Setelah Agustus 2017, mereka bergerak.
“Mula-mula kami hanya membuat penyaring sampah,” kata Wawan pemuda
setempat. Air selokan menjadi lebih bersih, warga pun malu membuang sampah di situ.
Setelah airnya bersih, mereka terpikir untuk menebar benih ikan. Aliran air itu lalu penuh
beragam ikan. Selanjutnya, lingkungan sekitar juga ditata dan dicat warna-warna.
Warga pun mulai suka berada di selokan itu. Mula-mula sekadar melihat ikan-ikan
di aliran air yang jernih serta berswa foto di sana. Selanjutnya mulai belajar tentang
pentingnya melestarikan alam sekitar. Selokan itupun dinamai Kalen Edukasi Lupatmo.
Pengunjung dari berbagai daerah pun kini datang ke sana menikmati Kalen Edukasi
tersebut.
Pusat edukasi itu terbentuk karena para pemuda Desa Wukirsari menghargai
lingkungan dan budaya lokalnya. Kalau para pemuda di setiap kampung dan daerah
melakukan hal serupa, sungguh akan maju seluruh kampung dan daerah di Indonesia.
Jadi, kapan kalian akan mulai mengembangkan lingkungan dan budaya di kampung atau
daerah kalian masing-masing?
Cerita di atas merupakan salah satu contoh bagaimana pemuda mampu mengubah
desanya menjadi desa yang maju. Kalian semua dapat melakukan hal serupa itu, yakni
membuat lingkungan kalian menjadi lingkungan yang maju. Caranya tentu berdasarkan
keadaan lingkungan kalian sendiri sesuai dengan kekayaan alam dan budaya yang ada.
Setiap daerah memiliki kelebihannya masing-masing baik secara alam maupun
budaya sebagai bagian dari keragaman budaya Indonesia. Semuanya menarik untuk
dipelajari, dihargai, dan bahkan dikembangkan. Hal tersebut dapat kalian mulai dari
138 PKN SMP VII GENAP

