Page 49 - 01_PAI_7_SMP_GANJIL_IKM
P. 49
produk syair lebih menonjol dibandingkan tradisi ilmiah. Meskipun demikian, ilmu
kimia dan pengobatan menjadi disiplin ilmu yang dikembangkan pertama kali.
Dinasti Umayyah berjasa besar dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.
Mereka menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas ilmiah, termasuk syair,
sejarah, diskusi, dan akidah serta pembelajaran lainnya. Di daerah taklukan,
banyak pula didirikan masjid. Masjidilharam di Mekah dan Masjid Nabawi di
Madinah menjadi pusat pengkajian ilmu yang sering dikunjungi oleh orang-orang
Islam dari berbagai daerah.
Pendidikan Islam telah dikembangkan pada pola yang lebih baik dibandingkan
pada masa sebelumnya. Semarak kajian ilmu di masjid, kutta ̅ b serta majelis
sastra menjadi tanda perkembangan tersebut.
Adapun beberapa cendekiawan muslim pada masa Bani Umayyah sebagai
berikut:
1) Ilmuwan yang pertama kali menerjemahkan buku-buku berbahasa Koptik dan
Yunani tentang astrologi, kimia, dan kedokteran adalah Khālid.
2) ‘Abdullāh bin ‘Abbās dan muridnya yang bernama ‘Aṭā bin Rabbaḥ adalah
orang pertama yang mendalami ilmu fikih di Mekah.
3) Zaid bin Ṡābit adalah sahabat nabi di Madinah yang menjadi sekretaris Nabi
saw. dalam menuliskan wahyu.
4) Hasan al-Baṣri, Ibn Syihāb al-Zuhri dan ‘Abdullāh bin Mas’ūd adalah tokoh
otoritatif dalam bidang hadis. Adapun ahli hadis dari Kuffah adalah ‘A̅ mir bin
Syarahi ̅ l al-Sya’bi
5) Al-Akhtal dikenal sebagai penyair istana pada masa ‘Abd al-Mālik, Penyair
favorit pada masa ‘Umar bin ‘Abd al-‘Azi ̅ z adalah Jarīr dan al-Farazdaq. Jāmil
terkenal dengan lirik cinta dan ‘Umar bin Abu ̅ Rābi’ah dikenal sebagai sang
penyair tentang cinta Memetik nilai Islami dalam Sejarah Bani Umayyah di
Damaskus Setelah mempelajari sejarah perkembangan ilmu pengetahuan pada
Masa Bani Umayyah di Damaskus, kita dapat memetik pelajaran penting.
Adapun hikmahnya antara lain:
a. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.
b. Mencontoh semangat menuntut ilmu.
c. Mengembangkan budaya sesuai dengan ajaran Islam
d. Menguatkan persatuan dan kesatuan dengan tidak membeda-bedakan
warna kulir, negara, suku, bangsa, dan lainnya.
48 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP 7 GANJIL

