Page 44 - 01_PAI_7_SMP_GANJIL_IKM
P. 44
BAB 5
PUSAT PERADABAN TIMUR ISLAM
1. Sejarah berdirinya Bani Umayyah di Damaskus.
Setelah masa Al-khulafā al-rāsyidu ̅ n, berdiri sebuah dinasti yang disebut dengan
Bani Umayyah (41 H/661 -132H/750 M). Mu’a ̅ wiyah bin Abu ̅ Sufya ̅ n bin Harb bin Abd
Mana ̅ f adalah pendirinya. Silsilahnya bertemu dengan Rasulullah saw. pada Abd
Mana ̅ f. keluarga Hasyim (Bani Hasyim) menjadi panggilan bagi keluarga Rasulullah
saw. Sementara keturunan Umayyah disebut dengan keluarga Umayyah (Bani
Umayyah). Mu’a ̅ wiyah menjadi khalifah pertama Bani Umayyah. ibu kotanya adalah
Damaskus.
Mu’a ̅ wiyah bin Abu ̅ Sufya ̅ n berhasil mendirikan dinasti ini, bukan hanya karena
kemenangan diplomasi pada peristiwa Ṣiffin. Akan tetapi, ia memiliki pemikiran yang
kuat untuk membangun masa depan. Dukungan terhadapnya diperoleh dari Bani
Umayyah dan orang-orang Suriah.
Mu’a ̅ wiyah bin Abu ̅ Sufya ̅ n dipandang sebagai negarawan sejati. Dia mampu
memainkan peranan sebagai administrator yang bijaksana. Para pejabatnya
ditempatkan sesuai dengan kemampuan. Mu’a ̅ wiyah bin Abu ̅ Sufya ̅ n sebagai
khalifah pertama yang mengubah pemerintahan dari demokratis menjadi
kepemimpinan yang turun temurun. Bahkan, seluruh rakyatnya diwajibkan untuk
setia pada Ya ̅ zid, anaknya. Selain kepemimpinan turun temurun, pejabat pada
Dinasti Umayyah berasal dari keturunan Arab.
Mu’a ̅ wiyah bin Abu ̅ Sufya ̅ n berpengalaman dalam politik. Ia pernah menjadi seorang
pemimpin pasukan untuk menaklukkan Suriah, Palestina, Romawi, dan Mesir.
Mu’a ̅ wiyah pernah menjabat Gubernur Syam yang membawahi Palestina dan Mesir.
Selain mengubah sistem pemerintahan, Mu’a ̅ wiyah bin Abu ̅ Sufya ̅ n memindahkan
pusat pemerintahan, yaitu dari Madinah ke Damaskus.
Pada awal pemerintahan Mu’a ̅ wiyah bin Abu ̅ Sufya ̅ n , wilayah diperluas hingga ke
India. Ke India, dia mengutus Muhallab bin Abu ̅ Sufrah. Ya ̅ zid bin Mu’a ̅ wiyah
memimpin perluasan ke wilayah barat daerah Byzantium. Perluasan mencapai pula
daerah luar Arab, seperti kota Konstantinopel. Ahli sejarah mencatat terdapat 13
orang yang pernah menjadi khalifah pada Dinasti Umayyah di Damaskus. Untuk
lebih memudahkan mengetahui para Khalifah Bani Umayyah di Damaskus,
perhatikan tabel berikut ini:
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP 7 GANJIL 43

