Page 46 - 01_PAI_7_SMP_GANJIL_IKM
P. 46

menghabiskan waktu untuk belajar ilmu agama, khususnya bidang hadis. Pada awalnya,
                  dia pejabat yang kaya raya. Ketika menjadi khalifah, berubah menjadi orang yang zuhud,
                  bekerja keras, sederhana, dan pejuang tangguh. Tanah, perhiasan isteri, dan kekayaan

                  lainnya diberikan kepada baitul-mal.
                  ‘Umar  bin  ‘Abd  al-‘Azi ̅ z  memiliki  kebijakan  pemerintahan  yang  mendukung  pada
                  kemajuan.  Ia  memerintahkan  pengumpulan  hadis.  Ia  mampu  mendamaikan  antara

                  Mu’a ̅ wiyah, Khawarij, dan Syi’ah. Gaji gubernur dinaikkan. Pemerataan kemakmuran
                  diberikan  melalui  santunan  kepada  fakir  miskin.  Dinas  pos  diperbaharui.  Kedudukan

                  orang non Arab yang dinomorduakan dengan orang-orang Arab menjadi disamakan. Ia
                  mampu menciptakan kesatuan muslim secara umum. Selain itu, pajak dapat dikurangi.
                  Pembayaran jizyah dihentikan bagi orang yang baru masuk Islam.

                  Marwa ̅ n  bin  Muḥammad  merupakan  khalifah  terakhir  Umayyah  di  Damaskus.
                  Pemerintahan pada masanya sedang mengalami perpecahan. Masa jabatannya hampir

                  seluruhnya  difokuskan  untuk  menjaga  kekuasaan  Umayyah,  seperti  rongrongan  dari
                  keluarga ‘Abbasiyyah.
                  Kekuasaannya dikalahkan oleh Abu ̅  al-‘Abba ̅ s al-Saffah dari keluarga Abbasiyah dalam

                  sebuah pertempuran di Sungai Zab. Sekitar 300 orang lebih, anggota keluarga Umayyah
                  terbunuh.
                  Marwa ̅ n bin Muḥammad mencari perlindungan. Ia berharap memperoleh perlindungan

                  di  barat,  namun  tertangkap  di  Sungai  Nil.  Meninggalnya  Marwan  menjadi  tanda
                  berakhirnya kekuasaan Umayyah di Damaskus.
                  2.  Kemajuan Peradaban Islam pada Masa Bani Umayyah di Damaskus

                       Peradaban  Islam  pada  Bani  Umayyah  di  Damaskus  dicirikan  dengan  berbagai
                      kemajuan tata kelola di berbagai bidang. Bidang yang dikembangkan di antaranya

                      adalah pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, keagamaan, dan pendidikan.
                      a.  Pemerintahan Struktur dan administrasi pemerintahan
                         Bani  Umayyah  merupakan  penyempurnaan  dari  al-khulafā  al-rāsyidu ̅ n  yang

                         dibentuk  oleh  Khalifah  ‘Umar  bin  Khattāb.  Wilayah  kekuasaannya  yang  luas
                         terbagi  pada beberapa  provinsi  yang dipimpin  oleh  gubernur  (wali  atau  amir)

                         yang  diangkat  oleh  khalifah.  Beberapa  orang  kātib  (sekretaris)  mendampingi
                         gubernur,  seorang  ḥājib  (pengawal  dan  kepala  rumah  tangga  istana),  dan
                         pejabat-pejabat lainnya antara lain ṣāḥib al-kharaj (pejabat pendapatan), ṣāḥib

                         al-syurṭah (pejabat kepolisian) dan kadi (hakim/ kepala keagamaan). Kadi dan
                         pejabat pendapatan diangkat oleh khalifah dan bertanggung jawab kepadanya






                                                                PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP 7 GANJIL     45
   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51