Page 48 - 01_PAI_7_SMP_GANJIL_IKM
P. 48
d. Ekonomi Jalur perdagangan
Pada masa ini menjadi semakin lancar. Pelabuhan dagang yang ramai dan
makmur di antaranya adalah Basrah di Teluk Persia, begitu pula Aden.
Pada masa Bani Umayyah dicetak mata uang khusus, juga mengembangkan
beberapa jabatan sehingga memperbesar lapangan pekerjaan. Gaji tetap yang
diperoleh berdampak pada kesejahteraan. Pengumpulan pajak ditetapkan oleh
khalifah. Misalnya, pada zaman Mu’a ̅ wiyah bin Abu ̅ Sufya ̅ n , ditetapkan 2,5%
pajak dari pendapatan. Hal ini hampir sama dengan zakat penghasilan pada
masa sekarang.
Ekonomi diperbaiki pada masa awal pendirian dinasti ini. Kondisi ini tidak secara
langsung berdampak luas pada sektor ekonomi. Penataan hukum dipengaruhi
oleh pemberian gaji dari Bait al-Māl kepada kadi sebagai sebuah jabatan
profesional. Seorang kadi bersifat independen dan dapat memutuskan satu
perkara dengan leluasa, termasuk menindak pejabat negara.
Perekonomian yang dibangun menjadi salah satu pilar utama di zaman Bani
Umayyah. Ekonomi dapat ditumbuhkan. Ekonomi yang mapan mampu
mendorong terbentuknya bangunan masyarakat Muslim yang rapi, khususnya
pada aspek kerukunan antar umat beragama. Keragaman sosial masyarakat
merupakan dampak dari wilayah kekuasaan yang luas. Hal ini terjadi pada aspek
sosial, budaya, dan agama. Meskipun demikian, tatanan yang kokoh dan terbuka
dapat ditingkatan lebih berhasil bagi setiap masyarakat sesuai dengan perannya
dalam pembangunan.
e. Keagamaan Kehidupan masyarakat pada masa ini dipengaruhi oleh Islam.
Fanatisme bangsa Arab dipandang efektif dalam membangun negara Islam.
Bangsa Arab menjadi bagian dari bangsa Islam. Masjid dan bangunan artistik
banyak dibangun memenuhi kota. Gaya Persia dengan nuansa Islam dipadukan
secara kental pada setiap sisi bangunan. Sebuah masjid agung terkenal dengan
sebutan Masjid Damaskus dibangun pada masa al-Wa ̅ lid dengan rancangan Abu ̅
‘Ubaidah bin Jarrah. Begitu pula, kota baru yaitu kota Kairawan dibangun oleh
‘Uqbah bin Na ̅ fi.
f. Pendidikan Pada masa Bani Umayyah,
perkembangan pendidikan dalam hal ini ilmuilmu non keagamaan belum begitu
menonjol. Penerjemahan buku-buku dari bahasa non-Arab belum memiliki arti
yang penting. Khalifah sibuk dalam menyelenggarakan pemerintahan yang
mapan selain terjadinya pembebasan wilayah-wilayah baru. Tradisi Arab dengan
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP 7 GANJIL 47

