Page 59 - 02_PKN_SMP_7_GENAP
P. 59
C) Gotong Royong dalam Revolusi Mental
Gotong royong merupakan
elemen ketiga dalam Revolusi
Mental. Inilah mental terakhir yang
diperlukan bagi bangsa Indonesia
untuk maju, setelah integritas dan
etos kerja. Dengan elemen ini,
masyarakat terus mempertahankan
dan menguatkan jiwa “bekerja
bersama-sama, tolong menolong,
serta bantu-membantu” Gambar 6.8 Etos kerja kunci
antarsesama. kesuksesan
Jiwa gotong royong inilah yang menjadi salah satu ciri utama bangsa
Indonesia. Ciri utama ini menjadi kekuatan tersendiri bangsa Indonesia
dibanding banyak bangsa lain saat mengalami kesulitan. Kecenderungan untuk
saling menolong dan saling membantu antarwarga biasanya malah makin terlihat
di masa-masa sulit, seperti masa sulit menghadapi pandemi virus Covid-19
maupun saat-saat bencana.
Dalam situasi sulit seperti itu, antarwarga malah saling membantu. Itulah
sebabnya bangsa Indonesia dipandang memiliki solidaritas atau kesetiakawanan
yang tinggi. Gerakan Revolusi Mental mengingatkan bahwa jiwa gotong royong
itu perlu terus diperkuat, dilandasi dengan integritas atau kejujuran serta etos
atau semangat kerja yang tinggi.
Secara langsung, gotong royong merupakan sila keempat “Kerakyatan yang
dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan” dan
sila kelima “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” dalam Pancasila.
Dengan elemen gotong royong tersebut, lengkaplah Revolusi Mental sebagai
perwujudan lima sila pada Pancasila. Hal tersebut akan memudahkan Indonesia
untuk maju, dan membuat setiap warganya mudah meraih sukses masing-
masing.
PKN SMP VII GENAP 167

