Page 54 - 02_PKN_SMP_7_GENAP
P. 54
sedangkan yang tinggi di belakang. Yang depan menghadang shuttlecock di depan
net, yang tinggi melancarkan smash dari belakang.
Saling mengatasi kekurangan juga digambarkan dalam kerjasama seorang
tunanetra dan seorang yang lumpuh. Yang tunanetra dapat menggendong yang
lumpuh atau mendorongnya di kursi roda. Sedangkan yang lumpuh dapat memberi
petunjuk jalan dengan memberi aba-aba.
e. Menguatkan Kebersamaan
Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Itu ungkapan lama yang perlu
diperhatikan dalam bermasyarakat. Tidak ada pihak yang boleh lebih diuntungkan
atau lebih dirugikan dalam kehidupan bermasyarakat. Manis dan pahit perlu
dirasakan bersama-sama.
Kerja sama dan gotong royong membiasakan untuk memiliki jiwa tersebut.
Semakin sering kerja sama dan gotong royong akan semakin menguatkan rasa
kebersamaan antarwarga. Sikap egois dan mementingkan diri sendiri akan terkikis
melalui kerja sama dan gotong royong. Dengan kerja sama dan gotong royong,
semua akan mendapat manfaat dari menguatnya kebersamaan.
Siswa Aktif
Coba kalian cari contoh kegiatan sehari-hari dari nilai penting kerja sama dan gotong
royong, dan tuliskan di tabel berikut
No Nilai Penting Contoh Sehari-hari
1 Saling memahami
2 Saling menghargai
3 Saling membantu
4 Saling mengatasi kekurangan
5 Menguatkan kebersamaan
C. Landasan Karakter Kerja Sama dan Gotong Royong
Kalian sudah mengenal nilai penting kerja sama dan gotong royong.
Tantangannya adalah bagaimana meningkatkan kualitas diri masing-masing dalam
kerja sama serta gotong-royong? Bagaimana kerja sama dan gotong royong tersebut
dapat berjalan lebih efektif atau lebih baik?
Berdasar pemikiran Ki Hajar Dewantara, Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan telah mengenalkan empat ‘olah’ yang diperlukan dalam kehidupan,
162 PKN SMP VII GENAP

