Page 50 - 01_PAI_SMA_10 GENAP
P. 50
b) Tenang dalam menghadapi kesulitan
Hidup di dunia ini penuh dengan ujian dan cobaan. Semakin tinggi ilmu dan iman
maka semakin berat pula cobaan yang diterima. Allah Swt. hendak memberikan pahala
bagi hamba-Nya yang sedang diuji tersebut. Bagi seorang mukmin, kesulitan dihadapi
dengan sabar dan harapan kepada Allah Swt. Dan ketika menerima nikmat, ia bersyukur
kepada Allah Swt.
c) Merasa nikmat dalam beribadah kepada Allah Swt.
Apabila seseorang benar-benar mencintai sesuatu, maka ia akan merasa ringan dalam
menghadapi kesulitan dan rintangan. Ibarat peternak lebah yang berjibaku memanen madu
di sarang lebah, ia tak menghiraukan ancaman sengatan lebah karena ingat manfaat dan
manisnya madu. Begitu pula seseorang yang rajin beribadah, ia hanya fokus pada
kenikmatan surga, bukan pada beban berat dan kesulitan ibadah tersebut.
d) Menumbuhkan sifat optimis
Harapan kepada Allah Swt. disertai ketundukan hati akan menjadikan seseorang
optimis menghadapi cobaan hidup. Allah Swt. tidak akan membebani hamba-Nya di luar
batas kemampuannya. Semua cobaan dan ujian dari Allah Swt. pasti ada jalan
penyelesaiannya. Dan rahmat Allah Swt terhampar sangat luas bagi seluruh hamba
yang memohon kepada-Nya.
Aktivitas 7.5
Bersama kelompokmu, diskusikanlah “bagaimana cara menumbuhkan sifat cinta,
takut dan berharap kepada Allah Swt. secara bersamaan pada diri seseorang?”.
Presentasikan hasilnya di depan kelas!
4. Hakikat Tawakal Kepada Allah Swt.
Rasulullah Saw. menganjurkan umatnya untuk selalu menerapkan sikap tawakal
dalam kehidupan sehari-hari. Sikap ini pula yang diajarkan kepada para sahabat Nabi
Saw. Para sahabat Nabi terbiasa bersikap tawakal dalam menghadapi permasalahan
hidup. Ini menjadi bukti keberhasilan Nabi dalam memberikan contoh perilaku hidup
yang dihiasi dengan tawakal. Rasulullah Saw. selalu pasrah kepada Allah, tidak ada rasa
khawatir dan gelisah dalam menghadapi berbagai macam permasalahan. Allah Swt.
berfirman dalam Q.S. ar-Ra’d/13: 30
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMA X GENAP 47

