Page 14 - 02_BIN_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 14
kawin, mereka akan mati. Beberapa spesies, bahkan cuma bertahan 3—4 hari. Saat bertelur,
tonggeret betina menempelkan telur-telurnya di cabang atau batang pohon dan rerumputan.
Namun setelah menetas, nimfa yang dihasilkan jatuh ke tanah. Mereka lalu menggali lubang
sedalam 30—50 cm dan hidup dalam tanah selama 2—3 tahun. Namun, ada juga jenis tonggeret
di Amerika Serikat yang dapat hidup di dalam tanah hingga 17 tahun. Tonggeret menyukai
temperatur hangat, 24— 30OC untuk tumbuh optimal. Pada kondisi itu, nimfa akan keluar dari
tanah dan tumbuh menjadi dewasa.
Tonggeret termasuk jenis hewan herbivora. Tonggeret dewasa mengisap sari makanan dari
batang pohon menggunakan mulutnya yang seperti jarum. Saat masih berbentuk nimfa, tonggeret
menghisap cairan dari akar pohon untuk bertahan hidup.
Petani kerap memanfaatkan suara keras tonggeret sebagai pertanda kemarau akan datang.
Bunyi tonggeret ramai terdengar di penghujung musim hujan alias saat cuaca mulai panas. Saat
tonggeret banyak bersuara, petani akan bersiap untuk bertanam palawija, seperti: jagung dan
kacang, karena musim kemarau akan segera datang. Sayangnya, perubahan iklim menyebabkan
suara tonggeret tidak lagi teratur sehingga tidak dapat lagi digunakan sebagai tanda musim
kemarau akan datang. Meskipun begitu, tonggeret masih memiliki manfaat lain, yakni dijadikan
santapan dengan cara digoreng atau dibakar.
B. MENGIDENTIFIKASI MAKNA KATA DAN INFORMASI FAKTUAL DALAM
LAPORAN HASIL OBSERVASI DAN SUMBER LAINNYA YANG MENDUKUNG
Kunang-Kunang
Kunang-kunang merupakan jenis serangga yang dapat mengeluar- kan cahaya yang
jelas terlihat saat malam hari. Cahaya ini dihasilkan dari “sinar dingin” yang tidak
mengandung ultraviolet maupun sinar inframerah. Terdapat lebih dari 2000 spesies
kunang-kunang yang tersebar di daerah tropis di dunia.
Kunang-kunang hidup di tempat-tempat lembab, seperti rawa-rawa, hutan bakau,
dan daerah yang dipenuhi pepohonan. Kunang-kunang juga ditemukan pada daerah
perkuburan yang tanahnya relatif gembur dan tidak banyak terganggu oleh aktivitas
manusia. Kunang-kunang bertelur saat hari gelap. Telur-telurnya yang berjumlah
antara 100 hingga 500 butir diletakkan di tanah, ranting, rumput, di tempat berlumut
244 BAHASA INDONESIA SMA X GANJIL

