Page 11 - 02_BIN_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 11

BAB 1 MENGUNGKAP FAKTA ALAM SECARA OBJEKTIF


                         A.  MENYIMAK TEKS LAPORAN OBSERVASI

                                                   Belalang Anggrek
                  Teman-teman,  kali  ini  saya  akan  menyampaikan  laporan  hasil  observasi  yang  telah
                  dilakukan  beberapa  waktu  lalu.  Objek  yang  diobservasi  adalah  belalang  anggrek.
                  Pertama-tama,  saya  akan  menyampaikan  informasi  umum  terkait  dengan  belalang
                  anggrek. Belalang anggrek atau Hymenopus Coronatus adalah salah satu jenis belalang
                  sentadu  atau  belalang  sembah  yang  hidup  di  Indonesia  dan  kawasan Asia  Tenggara
                  lainnya.  Seperti  namanya,  belalang  ini  memiliki  bentuk  dan  warna  yang  menyerupai
                  bunga anggrek.
                        Pada bagian berikutnya, saya akan menjelaskan ciri khas belalang anggrek yang
                  terdiri  atas  bagian  tubuh,  bentuk  tubuh,  makanan,  dan  daur  hidupnya.  Bagian  tubuh
                  belalang anggrek terdiri atas kepala, toraks, dan abdomen. Di bagian kepala terdapat mata
                  majemuk,  mulut,  dan  dua  buah  antena  seperti  benang.  Seperti  jenis  belalang  sentadu
                                                                       0
                  lainnya,  kepala  belalang  anggrek  dapat  berputar  360 .  Di  bagian  toraks  terdapat  tiga
                  pasang kaki. Kaki depan belalang anggrek yang panjang dan kuat dilengkapi dengan duri
                  dan  capit.  Belalang  anggrek  memiliki  dua  pasang  sayap  yang  menutupi  bagian
                  abdomennya.  Sayap  depan  berfungsi  melindungi  sayap  belakang  sehingga  teksturnya
                  lebih keras.



















                                               Gambar 1.2 Belalang anggrek putih

                         Ukuran tubuh belalang anggrek berbeda antara jantan dan betina. Panjang tubuh
                  belalang anggrek jantan sekitar 2,5—3 cm, sedangkan betina 6—7 cm. Tubuh mereka berwarna
                  putih dengan aksen merah muda lembut atau cerah. Beberapa belalang, bahkan berwarna benar-
                  benar putih atau merah jambu. Namun, belalang anggrek dapat mengubah warna tubuhnya
                  dalam hitungan sehari, bergantung pada kondisi lingkungan, seperti kelembapan dan kondisi
                  cahaya.
                         Belalang anggrek merupakan predator polifagus atau pemakan beberapa jenis mangsa.
                  Mereka memangsa serangga lain yang ber- tubuh lebih kecil, seperti jangkrik, capung, lebah,
                  dan lalat. Belalang anggrek menggunakan bentuk dan warna tubuhnya untuk menarik perhatian
                  mangsa. Saat mangsa mendekat, mereka akan menggunakan kaki depannya untuk
                  menangkapnya. Belalang sembah hanya memangsa hewan yang masih hidup.

                                                              BAHASA INDONESIA SMA X GANJIL             241
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16