Page 23 - 07_IPS_SMP_7_GENAP
P. 23
dengan raja. Pada tahun 1227, Ken Arok dibunuh oleh anak tirinya Anusapati (anak
dari Ken Dedes dan Tunggul Ametung) sebagai balas dendam atas kematian ayah
kandungnya.
Gambar 3.23 Candi Kidal, tempat pendarmaan Anusapati
Anusapati mengambil alih kekuasaan Singhasari. Ia berkuasa dari tahun 1247-
1248. Suatu pembunuhan terencana dilakukan oleh Tohjaya (anak dari Ken Arok dan
Ken Umang). Tohjaya membalas dendam kepada Anusapati dan menjadi penguasa di
Singhasari. Pada tahun 1284, kekuasaan dipegang oleh Ranggawuni yang
mengalahkan Tohjaya. Ranggawuni berkuasa bersama dengan Mahesa Cempaka,
anak dari Mahesa Wonga Teleng (anak Ken Arok dan Ken Dedes).
Pada tahun 1254, tahta kerajaan diberikan kepada anaknya yaitu Krtanegara.
Banyak ditemukan bukti tentang masa pemerintahan Krtanegara. Pada tahun 1275,
Krtanegara menjalin persahabatan ke Sumatra Tengah. Sang Raja mengirim pasukan
ke Sumatra yang terkenal dengan Ekspedisi Pamalayu untuk mempererat
persahabatan dengan kerajaan Dharmasraya. Kisah ekspedisi yang berlangsung
hingga 1292 ini diketahui dari alas arca Amoghapaca yang ditemukan di Sungai
Langsat.
Menurut cerita, ada utusan dari Tiongkok bernama Meng K’i. Krtanegara yang
merasa kesal memberikan penghinaan kepada raja Tiongkok dengan memberikan luka
fisik kepada utusannya tersebut. Raja Tiongkok marah dan menyiapkan armada besar
untuk menyerang Singhasari. Bersamaan dengan itu, Kadiri sudah mempersiapkan
pemberontakan kepada Singhasari. Jayakatwang (Raja Kadiri) sudah memerhatikan
situasi di Singhasari yang kurang pasukan akibat pengiriman Ekspedisi Pamalayu dan
perselisihan dengan raja Tiongkok. Singhasari diserang oleh Jayakatwang dari dua
arah yaitu utara dan selatan.
IPS SMP VII GENAP 601

