Page 18 - 07_IPS_SMP_7_GENAP
P. 18
Gambar 3.19 Pemandangan Candi Borobudur dari dataran di sisi barat laut
Pada masa aksara, peradaban sudah lebih maju dan mewariskan banyak
peninggalan yang masih dapat kita nikmati hingga sekarang. Peninggalan-peninggalan
tersebut dapat ditelusuri karena pada masa ini leluhur kalian sudah mengenal tulisan.
Tetapi sayangnya beberapa peninggalan-peninggalan tersebut tidak terawat dan
diperjual-belikan secara ilegal!
Leluhur bangsa Indonesia mempunyai kemampuan yangcerdas untuk
menerima budaya baru dari luar. Mereka mempunyai sifat terbuka dan dapat mengolah
budaya dari luar. Local genius yang dimiliki oleh leluhur bangsa Indonesia dapat
menjadikan budaya asli mereka tidak serta-merta hilang. Mereka memadukan unsur-
unsur budaya dari luar dengan budaya yang telah ada dan hidup dari generasi ke
generasi. Kearifan bangsa Indonesia dalam menerima budaya dari bangsa luar patut
menjadi contoh bagi kalian dalam menerima budaya dari luar. Kalian perlu cerdas
dalam menerima dan menyaring budaya dari luar untuk dapat dipadukan dengan
budaya asli Indonesia agar tradisi dan budaya Indonesia tetap lestari. Belum dapat
dipastikan secara pasti bagaimana kemudian budaya India, terutama agama Hindu
dan Buddha, dapat menyebar di Indonesia atau pada masa tersebut terkenal dengan
sebutan Nusantara. Namun, kalian dapat memahami proses penyebaran dan
perkembangan budaya India melalui teori-teori dari berbagai ahli berikut.
▪ Teori Brahmana
Agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh Brahmana karena Brahmana
adalah kasta yang memahami dengan benar kitab Weda dan bertanggung jawab untuk
menyebarkan agama Hindu.
▪ Teori Waisya
Menurut teori ini, penyebaran budaya India dilakukan oleh pedagang India
melalui jalur laut. Perdagangan pada masa itu sedang berkembang karena jalur sutera
yang menghubungkan India-Tiongkok melalui jalur laut dan melalui wilayah Nusantara.
596 IPS SMP VII GENAP

