Page 21 - 07_IPS_SMP_7_GENAP
P. 21

Belum  dapat  dipastikan  di  mana  titik  letak  Kerajaan  Sriwijaya  di  Sumatra.
                  Kekuasaan  Sriwijaya  diperkirakan  terbentang  di  seluruh  Sumatra  sampai
                  Semenanjung Malaya dan mungkin sampai daerah Pulau Jawa bagian barat. Sriwijaya

                  mempunyai  daerah  yang  luas  dan  strategis  di  perairan  Samudra  Hindia  dan  Selat
                  Malaka. Mereka mempunyai armada laut sebagai kekuatan militer yang sangat kuat.

                      Lembar Aktivitas  4            Aktivitas Individu



                       •  Mengapa Sriwijaya disebut Kedatuan bukan Kerajaan?

                         Sriwijaya juga menjadi tempat bagi pendidikan Buddha. Pendeta I-tsing dalam

                  catatannya menunjukan bahwa sebelum ke India beliau singgah di Sriwijaya selama
                  enam bulan. Pada tahun 685 M beliau kembali ke Sriwijaya dan tinggal selama empat
                  tahun  untuk  menerjemahkan  berbagai  kitab  suci  Buddha  dari  bahasa  Sanskerta  ke

                  dalam  bahasa  Tionghoa.  Cerita  perjalanan  I-tsing  menunjukkan  bahwa  Sriwijaya
                  merupakan pusat kegiatan ilmiah agama Buddha.

                      4.  Kerajaan  Mataram  Kuno:  Nuansa  Kemewahan  Peradaban  Nusantara  di
                         Pulau Jawa
                         Kerajaan Mataram Kuno mulai dikenal melalui prasasti yang ditemukan di Desa

                  Canggal  (barat  daya  Magelang).  Prasasati  ini  ditulis  dalam  huruf  Pallawa  dan
                  diterjemahkan dalam bahasa Sanskerta yang indah dengan bertuliskan angka 732M.

                  Isi  dari  Prasasti  Canggal  memperingati  pendirian  sebuah  lingga  (lambang  Siwa)  di
                  daerah Kunjarakunja oleh Sanjaya.
                         Di Kerajaan Mataram terdapat dua wangsa yaitu Sanjaya dan Syailendra yang

                  memperebutkan  kekuasaan.  Pada  pertengahan  abad  ke-9,  kedua  wangsa  bersatu
                  dengan  perkawinan  Rakai  Pikatan  dan  Pramodawardhani  (raja  puteri  dari  keluarga
                  Syailendra). Bukti dari persatuan keluarga tersebut adalah Candi Plaosan. Pada Candi

                  Plaosan merupakan perpaduan dari corak agama Buddha dan Hindu yang dibangun
                  sebagai  simbol  persatuan  dari  persatuan  dua  keluarga  melalui  pernikahan  Rakai
                  Pikatan dan Pramodawardhani.

















                                                                         IPS SMP VII GENAP           599
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26