Page 16 - 02_PKN_SMP_7_GENAP
P. 16
serangan binatang buas.
Di Sumatra rumah adat Krong Bade, Rumah Bolon, Rumah Gadang, dan Rumah
Limas semuanya berupa rumah panggung dengan tiang tinggi. Begitu pula Rumah
Panjang, Rumah Betang, Rumah Lamin dan Rumah Banjar di Kalimantan. Di
Sulawesi, rumah Balla dan Rumah Walewangko juga merupakan rumah panggung.
Di beberapa daerah, terdapat rumah adat dengan tiang pendek seperti di Maluku,
Sunda, hingga Nusa Tenggara. Sedangkan rumah adat berlantai di tanah terdapat
di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Di antaranya adalah rumah Joglo
di Jawa, rumah Bali, Bale Tani di Lombok hingga rumah Sasadu di Maluku.
Rumah adat berlantai di tanah di Papua berwujud rumah Honai serta Ebeai di
kawasan pegunungan. Rumah tanpa jendela tersebut beratap bulat dari jerami atau
rumbia buat menahan hawa dingin. Bahan atap semacam itu juga dipakai untuk
rumah adat di Nusa Tenggara seperti Rumah Musalaki serta Mbaru Niang.
Rumah adat Mbaru Niang beratap kerucut meninggi, antara lain terdapat di
kampung adat Wae Rebo Flores. Kampung adat lain yang terkenal adalah Kampung
Naga Jawa Barat, Desa Sade Lombok, Bawomataluo Nias, Ragi Hotang Pulau
Samosir, hingga Kete Kesu di Toraja.
Di Kete Kesu terdapat rumah adat yang menarik perhatian banyak wisatawan,
yaitu Rumah Tongkonan. Atapnya meniru bentuk tanduk kerbau. Atap rumah adat
yang juga meniru bentuk tanduk kerbau lainnya adalah Rumah Gadang Minang.
Sedangkan tanduk-tanduk kerbau sebenarnya dipakai buat penghias rumah-rumah
adat Sumba.
Gambar 4.7 Rumah-rumah adat
124 PKN SMP VII GENAP

