Page 18 - 06_IPA_SMA_10 GENAP
P. 18

5.5. Konsep Struktur Atom pada Bahasan Nanomaterial
                  Nanomaterial adalah salah satu aplikasi nanoteknologi. Mengapa struktur atom menjadi
                  konsep penting dalam bahasan nanomaterial? Sifat material sangat dipengaruhi oleh
                  ukuran partikel yaitu atom maupun molekul penyusunnya. Material berukuran nano pada
                  batasan 1-100 nm memiliki sifat antara lain titik lebur, konduktivitas listrik, permeabilitas
                  magnetik,  warna,  optis,  dan  reaktivitas  kimia  yang  unik  dan  berbeda  dibandingkan
                  material pada ukuran makroskopik.

                         Bagaimana  konsep  pembentukan  material  menjadi  berukuran  nano?  Sintesis
                  nanomaterial  antara  lain  dapat  dilakukan  dengan  metode  (1)  top-down  yaitu  sintesis
                  secara  fisika.  Pada  metode  ini  partikel  besar  dipecah  menjadi  partikel  berukuran
                  nanometer  (2)  bottom-up  yaitu  proses  sintesis  nanopartikel  secara  kimia  dengan
                  melibatkan reaksi kimia dari sejumlah material awal sehingga dihasilkan material lain
                  yang berukuran nanometer. Konsep perubahan sifat material pada ukuran nano didasari
                  oleh dua aspek yaitu (1) ukuran material (2) luas permukaan material. Mari kita bahas
                  satu-persatu.
                   (1) Ukuran material
                         Kalian telah mempelajari bahwa salah satu sifat keperiodikan unsur adalah jari-
                         jari atom. Ukuran atom ditentukan oleh jari-jarinya. Semakin pendek jari-jari atom
                         maka ukuran atom makin kecil. Material yang merupakan gabungan atom jika
                         direduksi menjadi skala nano dapat  menunjukkan sifat  yang sangat  berbeda
                         dibandingkan dengan apa yang ditampilkan pada skala makro. Contohnya antara
                         lain (1) tembaga adalah zat buram namun bisa menjadi transparan (2) platina
                         adalah  bahan  inert  yang  berubah  menjadi  katalis  (3)  aluminium  merupakan
                         bahan yang sulit terbakar ternyata dapat menjadi mudah terbakar (4) emas yang
                         tadinya padatan dapat berubah menjadi cairan pada suhu kamar (5) silikon yang
                         bersifat isolator ternyata dapat bersifat konduktor.

                   (2) Luas permukaan material.
                         Material  berskala  nano  memiliki  luas  permukaan  yang  relatif  lebih  besar  jika
                         dibandingkan material nonnano untuk massa yang sama. Hal ini dapat dijelaskan
                         dari teori tumbukan yang akan Kalian pelajari lebih lanjut di kelas XI nanti. Teori
                         ini menyatakan bahwa makin kecil ukuran material menyebabkan jumlah sisi aktif
                         material untuk bereaksi secara kimia menjadi bertambah. Pertambahan jumlah
                         sisi  aktif  merujuk  pada  makin  luasnya  permukaan  sisi  aktif  partikel.  Material
                         menjadi lebih reaktif secara kimiawi ketimbang material nonnano. Dalam rangka
                         mensintesis atom demi atom maka harus terjadi tumbukan antarpartikel untuk
                         menghasilkan reaksi kimia.  Tumbukan yang menghasilkan reaksi kimia harus
                         terjadi  pada  sisi  aktif.  Oleh  karenanya  makin  luas  permukaan  partikel  akan
                         memberi peluang terjadinya reaksi kimia karena bertambahnya sisi aktif.

















                                                                        IPA SMA X GENAP              589
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23