Page 39 - 01_PAI_SMA_10 GENAP
P. 39

seizin Tuhannya. Dan Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia agar mereka
                  selalu ingat (25).” (Q.S. Ibrahim/14: 24-25)

                      Iman  bagaikan  pohon  yang  buahnya  tak  pernah  berhenti,  dan  setiap  saat  bisa
                  dipetik untuk dinikmati. Apabila seorang mukmin telah mampu mencerminkan dirinya
                  seperti pohon di atas, maka setiap saat ia selalu beramal saleh. Oleh karena itu di dalam

                  Al-Qur`an banyak ayat tentang iman dan amal saleh. Amal saleh merupakan salah satu
                  buah keimanan dan merupakan dampak positif di antara dampak keimanan seseorang.

                     Iman terdiri dari 77 cabang, di antaranya cinta kepada Allah Swt., takut kepada Allah
                  Swt.,  berharap  kepada  Allah  Swt.,  dan  tawakal  kepada-Nya.  Untuk  lebih  jelasnya,
                  simaklah uraian materi berikut ini!

                  1. Hakikat Mencintai Allah Swt.

                     Cinta adalah perasaan yang suci dan lembut berupa rasa kasih sayang. Perasaan
                  cinta  ditandai  dengan  rasa  rindu  kepada  yang  dicintai.  Tingkatan  cinta  tertinggi  dan

                  hakiki adalah cinta kepada Allah Swt. Cinta kepada Allah Swt. (mahabbatullah) berarti
                  menempatkan Allah Swt. dalam hati sanubari. Cinta merupakan unsur terpenting dalam

                  ibadah, di samping khauf (takut) dan raja’ (berharap). Ketiganya menjadi perasaan hati
                  yang harus dimiliki setiap mukmin dalam melaksanakan ibadah kepada Allah Swt.
                     Cinta seseorang kepada Allah tumbuh dari pengaruh akal dan jiwa yang kuat akibat

                  berpikir mendalam terhadap kekuasaan-Nya di langit dan bumi. Cinta ini akan semakin
                  menggelora dengan merenungkan ayat-ayat Al-Qur`an dan membiasakan diri berzikir

                  dengan nama dan sifat-sifat Allah Swt.
                     Seseorang tidak akan memperoleh kesempurnaan iman tanpa mengenal keagungan
                  Allah Swt., merasakan kebaikan dan ketulusan Allah, dan mengakui nikmat-nikmat-Nya.

                  Allah Swt. telah menetapkan cinta kepada orang-orang beriman sebagaimana firman-
                  Nya dalam Q.S. al-Baqarah/2: 165 berikut ini:












                     Artinya:  “Dan  di  antara  manusia  ada  orang  yang  menyembah  tuhan  selain  Allah
                  sebagai  tandingan,  yang  mereka  cintai  seperti  mencintai  Allah.  Adapun  orang-orang

                  yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah. Sekiranya orang-orang yang berbuat



                 36              PENDIDIKANAGAMA ISLAM SMA X GENAP
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44