Page 38 - 01_PAI_7_SMP_GANJIL_IKM
P. 38
“Nabi saw. pernah membaca Al Qur’an yang di dalamnya terdapat ayat sajadah.
Kemudian ketika itu beliau bersujud, kami pun ikut bersujud bersamanya sampai-
sampai di antara kami tidak mendapati tempat karena posisi dahinya.” (HR. al-
Bukhari dan Muslim)
Sujud tilawah dilakukan karena membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah baik di
dalam maupun di luar salat. Adapun ayat-ayat sajdah yang ada di dalam Al-Qur’an
berjumlah 15 yaitu: Q.S. al-A’rāf/7: 206, Q.S. arRa’d/13:15, Q.S. an-Naḥl/16: 49, Q.S.
Al-Isra’/17: 109, Q.S. al-Hajj/22: 18, Q.S. Maryam/19: 58, Q.S. al-Hajj/22: 77, Q.S.
al-Furqān/25: 60, Q.S. an-Naml/27:25 Q.S. as-Sajdah/32: 15, Q.S. Ṣad/38: 24, Q.S.
Fussilat/41: 38, Q.S. an-Najm/53: 62, Q.S. al-Insyiqaq/84: 21, dan Q.S. al-‘Alaq/96
ayat 19.
Syarat pelaksanaan sujud tilawah sebagai berikut: 1) Suci dari hadas dan najis. 2)
Menghadap kiblat. 3) Menutup aurat. Adapun rukun sujud tilawah yaitu niat,
takbiratul ihram, sujud satu kali dengan diawali bacaan takbir, duduk setelah sujud
dengan tumakninah tanpa membaca tasyahud, dan salam.
b) Tata Cara Sujud Sahwi Apabila seseorang lupa akan bilangan salat yang sedang
dikerjakan, atau lupa tidak melakukan tahiyat awal, maka melakukan sujud 2 kali
sebelum salam. Bagaimana caranya? Berikut ini adalah beberapa langkahnya.
1) Sujud sebelum salam setelah membaca tasyahud akhir, dengan bacaan sebagai
berikut: ْ
“Maha Suci Allah yang tidak tidur dan lupa”.
2) Bangun dari sujud dengan dengan mengucapkan takbir,
3) Duduk sebentar, takbir, dilanjutkan dengan sujud kedua. Doanya sama seperti
sujud pertama.
4) Duduk kembali dan diakhiri oleh salam
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP 7 GANJIL 37

