Page 36 - 01_PAI_7_SMP_GANJIL_IKM
P. 36
BAB 4
MENGAGUNGKAN ALLAH DENGAN TUNDUK PADA PERINTAHNYA
1. Perintah agama untuk Sujud Syukur, Sahwi dan Tilawah.
Sujud menggambarkan penghambaan dan kepasrahan diri kepada Allah Swt.
Manusia bersujud hanya kepada-Nya. Pada sesama manusia, kita diperintahkan
untuk saling menghormati. Kaki, lutut, telapak tangan, dan dahi menempel
semuanya di atas alas. Hal ini menunjukkan kepatuhan, ketundukan, dan
kepasrahan kepada-Nya.
Setiap salat memiliki aktivitas sujud, kecuali salat jenazah. Pada setiap salat fardu,
kita melakukan sujud sebanyak 34 kali setiap hari. Semakin banyak salat sunah yang
dilakukan, semakin banyak jumlah sujud yang dilakukan. Pada pembahasan ini,
akan diuraikan beberapa macam sujud yang dapat dilakukan selain sujud dalam
salat. Sujud tersebut adalah sujud syukur, sahwi, dan tilawah.
a. Sujud Syukur
Syukur dimaknai sebagai terima kasih kepada Allah Swt. Sujud syukur
dilaksanakan ketika seseorang memperoleh nikmat dari-Nya dan terhindar dari
bahaya. Kata alhamdulillāh, sering diucapkan oleh kita. Selain mengucapkannya,
kita dapat mengungkapkannya dengan sujud syukur.
Sujud syukur tidak hanya ucapan, namun juga dalam tindakan sujud. Rasulullah
saw pernah menyontohkan hal ini. Hukum sujud syukur tertera pada salah satu
hadis Rasulullah saw.berikut:
Sebab-sebab melaksanakan sujud syukur adalah :
1. Memperoleh nikmat dari Allah Swt.
Sujud syukur dilakukan ketika memperolah nikmat seperti kabar yang
menyenangkan. Kita dapat melakukannya langsung ketika nikmat itu
diperoleh.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP 7 GANJIL 35

