Page 32 - 01_PAI_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 32
Jika setiap muslim mampu menghayati dan mengamalkan tiap-tiap cabang
iman yang berjumlah 77 tersebut, maka niscaya ia akan merasakan nikmat dan
lezatnya mengimplementasikan hakikat iman dalam kehidupan.
Dalil Naqli tentang Syu’abul Iman
Amalan-amalan yang merupakan cabang dari iman sebagaimana sabda
Rasulullah Muhammad Saw. yang diriwayatkan oleh Muslim dan Abu
Hurairah RA:
Artinya: Dari Abu Hurairah ra.berkata, Rasulullah Saw. bersabda: Iman itu 77
(tujuh puluh tujuh) lebih cabangnya, yang paling utama adalah mengucapkan laa ilaha
illallah, dan yang paling kurang adalah menyingkirkan apayang akan menghalangi
orang dijalan, dan malu itu salah satu dari cabang iman (HR. Muslim).
Sabda Rasulullah Saw. yang lain terkait dengan cabang-cabang iman adalah
sebagai berikut:
Dari Anas r.a., dari Nabi Saw. beliau bersabda, tiga hal yang barang siapa ia
memilikinya, maka ia akan merasakan manisnya iman. (yaitu) menjadikan Allah Swt.
dan Rasul-Nya lebih dicintai dari selainnya, mencintai (sesuatu) semata-mata karena
Allah Swt. dan bend kepada kekufuran, sebagaimana bencinya iajika dilempar ke dalam
api neraka. (HR. Bukhari Muslim)
Macam-macam Syu’abul Iman
Terdapat beberapa ahli hadis yang menulis risalah mengenai syu’abul iman
atau cabang-cabang iman. Di antara para ahli hadis tersebut adalah:
a. Imam Baihaqi RA yang menuliskan kitab Syu’bul Iman;
b. Abu Abdilah Halimi RA dalam kitab Fawaidul Minhaj;
c. Syeikh Abdul Jalil RA dalam kitab Syu’bul Iman;
d. Imam Abu Hatim RA dalam kitab Washful Iman wa Syu’buhu
Para ahli hadis ini menjelaskan dan merangkum 77 cabang keimanan
tersebut menjadi 3 kategori atau golongan berdasarkan pada hadis Ibnu Majah
28 PENDIDIKANAGAMA ISLAM SMA X GANJIL

