Page 69 - 07_IPS_SMP_7_GENAP
P. 69
a. Pengaruh Isolasi Geografis terhadap Keragaman Budaya
Indonesia adalah negara kepulauan, secara fisik setiap pulau dipisahkan oleh
lautan. Dulunya, leluhur bangsa Indonesia datang dari Yunan (Tiongkok bagian
selatan), kemudian secara berkelompok mereka datang ke Nusantara, menyebar dan
bermukim di pulau-pulau besar maupun kepulauan di seluruh penjuru Nusantara.
Laut merupakan isolasi alamiah di antara kelompok-kelompok tersebut,
kemudian menyebabkan mereka tumbuh dan berkembang menjadi satu kesatuan suku
bangsa. Keterbatasan teknologi di bidang nautika (perkapalan) menyebabkan mereka
tidak dapat berpindah atau bertemu dari pulau yang satu ke pulau lain. Akibat dari hal
tersebut, akhirnya kelompok mengembangkan kebudayaan masing-masing sesuai
keadaan lingkungan sekitar tempat tinggal mereka, sesuai kebutuhan mereka untuk
bertahan hidup yang berbeda satu sama lain.
Gambar 4.4 Pulau Talisei dan Pulau Gangga, Sulawesi Utara. Laut merupakan
isolasi alami karena manusia membutuhkan teknologi berupa kapal atau perahu
untuk berpindah pulau.
Perbedaan antarkebudayaan suatu daerah dapat berdampak positif dan
negatif. Keberagaman berbagai kebudayaan di Indonesia jika tidak dikelola dengan
baik justru dapat berubah menjadi potensi konflik. Konflik yang mungkin terjadi di
Indonesia adalah konflik antar kebudayaan, di mana terdapat pihak yang merasa
kebudayaannya paling baik dibandingkan dengan kebudayaan lain. Hal tersebut
dikenal dengan istilah Etnosentrisme. Konflik tersebut jika dibiarkan berlangsung dapat
mengancam persatuan dan kesatuan Indonesia.
IPS SMP VII GENAP 647

