Page 8 - 06_IPA_SMA_10 GENAP
P. 8
5.1. Pengertian dan Pentingnya Nanoteknologi
Halo pelajar Pancasila, apa yang Kalian pikirkan jika mendengar kata nano? Kata nano
berasal dari Bahasa Yunani yang artinya kerdil. Ukurannya adalah satu perseribu juta
atau satu persemilyar. Jika dibandingkan terhadap ukuran meter maka satu nanometer
(nm) sama dengan 10–9 m. Bisakah Kalian mengamati benda seukuran ini? Ukuran
nano ini digunakan pada rekayasa teknologi sehingga dikenal dengan istilah
nanoteknologi. Istilah ini muncul pada tahun 1974 yaitu saat Norio Taniguchi
menyatakan bahwa material dapat dikontrol dan direkayasa hingga ukurannya lebih kecil
dari ukuran mikrometer.
Jadi area nanoteknologi adalah teknik bagaimana menciptakan mesin-mesin
seukuran molekul untuk memanipulasi dan mengontrol sebuah objek. Melalui
nanoteknologi, material dapat didesain sedemikian rupa untuk memperoleh sifat dan
material yang diinginkan tanpa memboroskan atom-atom yang tidak diperlukan. Ingatlah
bahwa salah satu prinsip kimia hijau adalah atom ekonomi. Oleh karena itu
nanoteknologi merupakan salah satu penerapan prinsip kimia hijau untuk tujuan
pelestarian lingkungan.
Sebagai gambaran pentingnya nanoteknologi mari kita lihat kembali potensi
Lumpur Lapindo. Sebelum diketahui bahwa terdapat kandungan LTJ, penelitian
sebelumnya mengungkapkan adanya silika dalam lumpur Lapindo yang telah diproses
menggunakan mesin ball mill untuk menghasilkan nanosilika. Silika ukuran nano ini
berguna untuk memperkuat bahan bangunan yaitu batako atau batubata. Nanosilika
yang berasal dari lumpur Lapindo dicampur dengan semen masing-masing dengan
perbandingan 50 persen. Pada penggunaannya sebagai bahan bangunan ternyata
hanya dengan komposisi 10 persen nanosilika dari berat total semen maka kekuatannya
bisa mencapai dua hingga tiga kali dari desain batubata atau batako yang dibuat tanpa
teknologi nano.
(Sumber: http://www.fisika.lipi.go.id/webfisika/content/nanoteknologi-dapat-diterapkan-
atasilumpur-lapindo)
IPA SMA X GENAP 579

