Page 29 - 01_PAI_7_SMP_GANJIL_IKM
P. 29
Zikir dapat dilaksanakan dengan mudah tanpa persiapan dan waktu yang
khusus. Seorang muslim bisa memanfaatkan waktu yang luang untuk berzikir.
Contoh, saat menunggu tranportasi umum, menunggu waktu melaksanakan
salat, menunggu saat berbuka puasa, menunggu temannya datang dan lain
sebagainya. Dengan zikir bisa membantu seseorang terhindar dari perbuatan
sia-sia dan dosa. Karena kesempatan waktu kosong berpeluang dua hal
kebaikan atau keburukan, positif atau sebaliknya.
Adapun cara berzikir sebagai berikut:
1) Zikir dengan hati yaitu dengan cara bertafakur dan merenungkan ciptaan Allah
Swt. sehingga timbul dalam pikiran bahwa Allah Swt. adalah Zat Yang Maha
Kuasa.
2) Zikir dengan ucapan, yaitu pengucapan lafal-lafal yang di dalamnya terdapat
keagungan nama-Nya. Contohnya adalah tahmid, tasbih, tahlil, takbir, membaca
Al-Qur’an, dan salawat.
3) Menaati perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya merupakan zikir dengan
perbuatan.
Salat membimbing manusia untuk selalu ingat kepada-Nya.Dalam salat terdapat
bacaan tasbih, tahmid, dan takbir. Manusia yang salat akan merasakan
kebesaran dan keagungan-Nya. Oleh karena itu, sangat penting agar salat
disertai dengan hati yang khusyuk.
Orang yang lalai dalam melaksanakan salat dan riya diancam oleh Allah Swt. Hal
ini dapat diperhatikan pada Q.S. al-Ma’un/107: 4-7, “Maka celakalah orang yang
salat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya, yang berbuat ria, dan
enggan (memberikan) bantuan”.
Dalam sebuah hadis, dituturkan pula bahwa Rasulullah saw bersabda: “Orang
yang mengerjakan salat, tetapi salatnya tidak dapat mencegah dirinya dari
perbuatan keji dan munkar, maka salatnya tersebut tidak akan menambah sedikit
pun (kepadanya), kecuali ia bertambah jauh dari Allah. (H.R. Ibnu Jarir dari
Isma’il bin Muslim bin al-Hasan).
28 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP 7 GANJIL

