Page 26 - 01_PAI_7_SMP_GANJIL_IKM
P. 26
BAB 3
MENGHADIRKAN SHALAT DAN DZIKIR DALAM KEHIDUPAN
1. Makna Salat dan Zikir
a. Makna Salat
Secara bahasa, salat diartikan sebagai doa atau doa meminta kebaikan. Menurut
istilah, salat dipahami sebagai semua perkataan dan perbuatan yang dimulai
dengan takbir (takbiratul ihram) dan diakhiri dengan salam. Kalian pasti tahu
mengapa salat sangat penting dalam kehidupan seharihari? Salat selain sebagai
tiang agama, salat juga berfungsi untuk memberi makna terhadap kehidupan di
luar salat.
Jika kita selalu mengingat Allah Swt. dengan selalu menjaga salat maka kita akan
mendapatkan ketenteraman hati. Salat mendorong kita untuk untuk berfikir
bersih dan selalu berada di jalan yang benar. Kita akan terjaga dari perilaku keji
dan munkar, apabila hati selalu ingat kepada-Nya. Jiwa yang kuat dapat
dibangun dengan mendekatkan diri melalui zikir. Kekuatan tersebut akan
mewujudkan kesabaran, ketenangan, dan kerelaan hati yang tenteram dalam
menjalani kehidupan.
Salat dikerjakan bukan hanya untuk menjalankan kewajiban atau sekedar
memenuhi syarat dan rukun. Salat hendaknya dijadikan sarana untuk
menyadarkan diri. Pantas kita merendahkan hati dan mengerdilkan diri di
hadapan kebesaran dan keagungan-Nya. Pantas kita merasa tidak memiliki apa-
apa di hadapan-Nya, karena semua yang kita miliki ini hanya dari anugerah dan
kebaikan-Nya. Kesadaran diri seperti ini mendorong manusia untuk mencegah
diri dari perbuatan tercela.
“Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan
laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan
mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya
dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. al-
‘Ankabut/29: 45)
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP 7 GANJIL 25

