Page 75 - 06_IPA_SMA_10_GANJIL
P. 75
Adapun reaksi pembusukan sampah organik dari sisa tanaman dan hewan oleh
bakteri desulfovibrio atau desulfuromonas dilepaskan gas hidrogen sulfida (H2S).
Persamaan reaksi kimia yang setara ditulis sebagai berikut.
2–
2 CH2O (g) + 2 H+ (aq) + SO4 (aq) → H2S (g) + 2 CO2 (g) + 2 H2O (g)
Setelah memahami cara menulis persamaan reaksi kimia setara sekarang kita akan
mengenal arti koefisien reaksi terhadap satuan jumlah zat. Ayo cermati intisari
berikut.
Bilangan Avogadro dan Jumlah Mol
Setiap zat pada persamaan reaksi kimia memiliki jumlah zat yang
sama dengan angka koefisien reaksinya. Apakah maksud jumlah
zat itu? Ingat kembali tujuh besaran pokok dalam sistem
internasional atau SI. Nah salah satu besaran pokok tersebut
adalah jumlah zat yang mempunyai satuan mol. Jadi koefisien
reaksi setara dengan jumlah mol zat tersebut. Avogadro
mengemukakan hipotesisnya bahwa pada suhu dan tekanan yang
sama maka volume gas-gas yang berbeda memiliki jumlah partikel yang sama.
Pada sistem SI, mol adalah banyaknya suatu zat yang mengandung partikel
elementer (atom, molekul, senyawa, atau lainnya) sebanyak jumlah atom yang terdapat
dalam tepat 12 gram karbon (C) bernomor atom 12, ini disebut bilangan Avogadro (NA).
Untuk memahami konsep bilangan Avogadro dapat dianalogikan dengan ukuran
lusin. Kalian tahu bukan bahwa 1 lusin sama dengan 12 buah. Jadi jika ada 1 lusin
molekul maka ada 12 buah molekul. Nah lusin di sini dianggap sebagai mol. Dengan
adanya bilangan Avogadro maka para ilmuwan dapat membandingkan bilangan yang
sangat besar yang terdapat dalam atom dan molekul.
Bilangan Avogadro sangat penting untuk memahami susunan molekul serta
interaksi dan kombinasinya. Misalnya dalam 1 molekul air (H2O) terdiri dari 1 atom
oksigen yang bergabung dengan 2 atom hidrogen maka dalam bilangan Avogadro
IPA SMA X GANJIL 503

