Page 38 - 06_IPA_SMA_10_GANJIL
P. 38
Pada Aktivitas 2.1 Kalian telah mempelajari bahwa virus secara umum hanya
terdiri dari asam nukleat dan protein kapsid. Hal ini menunjukkan bahwa tubuh virus
bukan merupakan sebuah sel yang memiliki membran sel, sitoplasma, asam nukleat dan
ribosom. unit terkecil dari mahkluk hidup adalah sel, sedangkan virus tidak memiliki
komponen sel selain asam nukleat, dari strukturnya virus bukanlah mahkluk hidup.
Satu-satunya ciri mahkluk hidup yang dimiliki oleh virus adalah mampu
bereproduksi. Virus dapat memperbanyak diri hanya jika berada dalam sel inang. Struktur
tubuh virus pada bagian luar memiliki protein reseptor. Virus dapat menginfeksi apabila
struktur tersebut cocok dengan protein reseptor pada membran sel inang.
Proses memperbanyak diri virus disebut dengan replikasi. Replikasi virus terdiri
dari siklus litik dan lisogenik. Virus melakukan siklus litik dan lisogenik tergantung pada
virulensi atau ketahanan sel inang terhadap virus penginfeksi. Jika sel inang memiliki
ketahanan yang lemah maka virus dapat melakukan siklus litik. Sebaliknya, jika sel inang
memiliki ketahanan yang tinggi maka virus melakukan siklus lisogenik.
Pada siklus litik perkembangbiakan virus diawali dengan tahap melekatnya virus
pada sel inang, kemudian penetrasi asam nukleat virus ke dalam sel inang. Tahap
selanjutnya adalah asam nukleat virus akan memerintah sel inang untuk mensintesis asam
nukleat dan bagian tubuh virus untuk dirakit menjadi tubuh virus baru. Akhir siklus ini
sel inang pecah dan mengeluarkan banyak virus baru.
Berbeda dengan siklus litik, pada siklus lisogenik sel inang akan tetap membawa
asam nukleat virus meskipun sel inang memperbanyak dirinya. Siklus lisogenik ini dapat
beralih ke siklus litik. Berikut adalah gambar proses replikasi virus.
466 IPA SMA X GANJIL

