Page 35 - 06_IPA_SMA_10_GANJIL
P. 35
bahas pada bab ini bukan virus pada dunia komputer atau pada berita infotainment,
melainkan virus yang memiliki material genetik yang dapat menimbulkan penyakit pada
manusia dan makhluk hidup lainnya.
Semenjak pandemi Covid-19 pada akhir tahun 2019, kata virus hampir setiap hari
muncul dalam berita atau infografis yang ada di media masa. Akibat virus ini pula Kalian
melakukan physical distancing, lebih sering tinggal di rumah, belajar secara daring dari
rumah (BDR), dan jika terpaksa keluar rumah harus menggunakan masker dan sering
mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau alternatifnya dengan pembersih
tangan (hand sanitizer). Virus ini tidak kasat mata tetapi sangat berbahaya. Seperti apakah
virus itu? Apakah virus tergolong mahkluk hidup? Bagaimana bentuknya?
Pernahkah Kalian berinteraksi dengan teman atau anggota keluarga Kalian yang
mengalami flu dan kemudian Kalian juga mengalami gejala flu beberapa hari
selanjutnya? Penularannya cepat dan tanpa Kalian sadari bukan? Seperti yang Kalian
ketahui bahwa flu disebabkan oleh virus. Virus memiliki ukuran yang sangat kecil.
Diameter virus berkisar antara 20 nanometer (nm) hingga 400 nanometer (nm). Oleh
karena itu virus hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Partikel lengkap virus,
yang disebut dengan virion, terdiri atas asam nukleat yang dibungkus oleh protein
pelindung yang disebut dengan kapsid.
Asam nukleat memiliki peranan penting dalam proses perbanyakan diri virus pada
inang. Tanpa asam nukleat virus tidak akan bisa memerintahkan sel inang untuk membuat
bagian-bagian partikel virus. Berdasarkan jenis asam nukleat yang menyusunnya, virus
dikelompokkan menjadi virus DNA dan virus RNA. Virus DNA adalah virus yang
memiliki asam nukleat berupa DNA (asam deoksiribonukleat) sedangkan virus RNA
adalah virus yang memiliki asam nukleat berupa RNA (asam ribonukleat).
Kapsid tersusun atas subunit protein identik yang disebut dengan kapsomer.
Beberapa virus memiliki amplop (membran lipoprotein) yang berasal dari sel inang.
Bentuk virus beranekaragam, ada yang berbentuk heliks, polihedral, amplop/spherikal
dan kompleks (perhatikan Gambar 2.1). Contoh virus yang berbentuk heliks adalah
Tobacco mosaic virus, contoh virus yang berbentuk polyhedral adalah adenovirus, contoh
virus yang berbentuk amplop adalah virus influenza sedangkan yang kompleks contohnya
adalah bakteriofage (virus pemakan bakteri).
IPA SMA X GANJIL 463

