Page 118 - 01_PAI_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 118
menjelaskan secara rinci antara masuk dan berkembangnya Islam di wilayah
ini. Tidak ada penjelasan mengenai mazhab apa yang berkembang di Samudra
Pasai. Maka muncul pertanyaan besar, mungkinkah saat Islam datang langsung
mampu mendirikan kerajaan yang memiliki kekuasaan politik besar?
b. Teori Makkah oleh Prof. Dr. Buya Hamka
Buya Hamka menggunakan berita yang diangkat dari Berita Cina Dinasti
Tang sebagai acuan teori ini. Menurutnya, Islam masuk ke Nusantara pada
abad ke-7 Masehi. Berdasarkan Berita Cina Dinasti Tang, ditemukan pemukiman
saudagar Arab di wilayah pantai barat Sumatera. Dari sini disimpulkan Islam
dibawa masuk ke Indonesia oleh para saudagar yang berasal dari Arab. Jika
kita perhatikan, kerajaan Samudra Pasai didirikan pada abad ke-13 M atau
tahun 1275 M, artinya bukan awal masuknya Islam tetapi merupakan
perkembangan agama Islam.
c. Teori Persia oleh Prof. Dr. Husein Djajadiningrat
Menurut teori ini, Islam masuk dari Persia dan bermazhab Syi’ah. Pendapat
ini didasarkan pada sistem mengeja bacaan huruf Al-Qur'an, terutama di Jawa
Barat yang menggunakan ejaan Persia.
Teori ini dipandang lemah, karena tidak semua pengguna sistem baca
tersebut di Persia sebagai penganut Syi’ah. Pada saat itu, Baghdad sebagai ibu
kota Kekhalifahan Bani Abbasiyah yang mayoritas khalifahnya merupakan
penganut Ahlussunnah wal Jama’ah. Lebih dari itu, adanya fakta bahwa
mayoritas muslim Jawa Barat bermazhab Syafi’i sekaligus berpaham
Ahlussunnah wal Jama’ah, bukan pengikut Syi’ah.
d. Teori Cina oleh Prof. Dr. Slamet Muljana
Menurut Slamet Muljana, Sultan Demak merupakan keturunan Cina, lebih
dari itu menurutnya, Wali Songo juga merupakan keturunan Cina. Pendapat ini
didasarkan pada Kronik Klenteng Sam Po Kong.
114 PENDIDIKANAGAMA ISLAM SMA X GANJIL

